Beranda Kepri Anambas ULP PLN Anambas Tekor Miliaran Rupiah Setiap Bulannya

ULP PLN Anambas Tekor Miliaran Rupiah Setiap Bulannya

808
0
Kantor ULP PLN Anambas yang terletak di Tarempa (foto ignnews.id)

ignnews.id,Anambas-Cukup ironi beban yang ditanggung oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat agar dapat mengurusi semua aspek kelistrikan yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas khususnya di Unit Layanan Pelanggan (ULP) Anambas dengan menanggung biaya setiap bulan pengeluaran mencapai Rp 10 Miliar, sedangkan pemasukan yang dibayarkan pelanggan hanya Rp 2,5 Miliar setiap bulannya.

Kepala ULP Anambas, Hendrico mengatakan, beban itu ditanggung oleh PT PLN dan dapat di tutupi dari pendapatan lain yang bersumber dari wilayah lain indonesia seperti dari Kepri, Kota Batam, Pekanbaru bahkan dari Sumatera. Hal ini disampaikan ketika awak media ignnews.id bertandang di kantor ULP Anambas pasca padamnya arus listrik, Sabtu (11/9/2021) siang.

Baca Juga:  Meniti Karir Gadis Perbatasan Dengan Sejuta Pesona

Terjadinya listrik padam akibat adanya rencana pekerjaan pemeliharaan mesin dan ada kegiatan penyambungan trafo baru di jalan Tanjung, Tarempa, Anambas dan pemangkasan pohon disekitar jalan Antang Desa Tarempa Timur.

Dirinya mengatakan, pihaknya terus melakukan pelayanan kepada pelanggan baik itu sebagai pelanggan baru maupun yang akan menambah kuota dan tentunya hal itu tersedianya jaringan listrik dan proses langsung dilakukan usai pembayaran biaya penyambungan.

“Kami akui untuk di wilayah pulau Ladan, Palmatak mengalami kendala akibat terbatas daya listrik. Untuk kepentingan pelayanan publik seperti Puskesmas dan jaringan sinyal masih ada stoknya,” kata Hendrico selaku Kepala ULP Anambas, Sabtu (11/9/2021).

Baca Juga:  Satu Pemancing Ditemukan Tidak Bernyawa Oleh Basarnas

Kemudian, ia menjelaskan untuk jumlah mesin yang tersedia di wilayah Tarempa sebanyak lima unit mesin dengan kapasitas secara keseluruhan 3500, namun yang sedang difungsikan hanya empat mesin. Artinya mesin yang bisa menyala ada empat mesin, satu unit mesin dalam perawatan dan menunggu alat yang rusak.

“Enam bulan mesin yang rusak tersebut baru bisa digunakan sebab alat itu kita pesan dari negara Jerman,” tuturnya.

Tambah dia, beban puncak yang tinggi di saat malam hari dan keadaan cuaca cukup panas. Maka sudah pasti pelanggan akan meningkatkan beban pemakaian arus listrik di setiap rumah. Tentu mesin akan lebih bekerja keras lagi, maka dari itu mesin butuh waktu perawatan.

Baca Juga:  Warga Dampak Covid Dapat Makanan Sahur

“Pemakaian paling tinggi bebannya yakni pada malam hari karena semua peralatan listrik di rumah tangga akan menyalan. Contoh nyalakan TV, AC, Kulkas, Lampu dan lainnya,” ucapnya.

Saat ditanya, pelanggan yang paling tinggi memanfaatkan arus listrik milik PLN adalah Kantor Bupati Kepulauan Anambas yang berada di jalan Pasir Peti dan yang kedua yakni Pabrik Es.

“Pelanggan yang bayar paling tinggi untuk arus listrik di Kota Tarempa yakni Kantor Bupati dan Pabrik Es,” sebutnya. (Fendi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here