Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole Hadir Pertukaran Seni dan Budaya Indonesia – China

Wakil bupati Karimun Rocky Marciano Bawole hadir dalam kegiatan Seni & Budaya Indonesia-China Arts & Cultural Exchange di Sekolah Citia Vidya Sasana Kabupaten Karimun, Senin (05/08/2025).F-Edy/IGNNews.id
banner 120x600

IGNNews.id, Karimun – Wakil bupati Karimun Rocky Marciano Bawole hadir dalam kegiatan Seni & Budaya Indonesia-China Arts & Cultural Exchange di Sekolah Citia Vidya Sasana Kabupaten Karimun, Senin (05/08/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut wakil bupati Karimun, anggota DPRD Kabupaten Karimun, sekretaris peneliti pendidikan dan pelatihan guru Sekolah Miao dan Tujia Wilayah Peng Shui, Ketua Inti Kepulauan Riau, Forkopimda Kabupaten Karimun, Ketua Yayasan Citia Vidya Sasana, Kepala OPD Kabupaten Karimun, pengawas pembina TK, SD, SMP dan SMK Vidya Sasana.

“Hari ini saya mewakili bupati Karimun hadir di acara seni dan budaya Indonesia China dimana kita kedatangan tamu dari negara China, perdana mereka datang ke Kepulauan Riau. Semoga acaranya berjalan dengan lancar kita juga sudah melihat beberapa pertunjukan seni budaya.” ungkap Rocky.

Beliau juga berharap kegiatan pertukaran seni dan budaya Indonesia-China ini dapat menjadi kesadaran masing-masing untuk melestarikan dan menjaga budaya.

“Semoga ini menjadi kebanggaan kita bersama menjadi ajang pertukaran seni dan budaya sehingga kita semua dapat menjaga dan melestarikan budaya masing-masing.” harapan Rocky.

Disampaikannya lagi perwakilan dari negara China mengatakan, bahwa pelajar dari Kabupaten Karimun juga dapat melakukan kunjungan ke negara China.

“Jika kita di undang dan anggarannya tersedia kita akan mengirimkan pelajar-pelajar kita untuk ke tempat mereka.” ujar Rocky.

Sementara itu, Lissa ketua panitia menyampaikan telah dijalin kerjasama antara INTI Kepri bersama China, disamping itu Lanal Karimun juga ikut bersinergi.

“Kenapa kita adakan di sekolah Vidya Sasana, karena kita relawan Inti dan kita juga mengadakan ekstrakurikuler untuk anak-anak kita seperti kerja sosial disebut gema Karimun.” ujar Lissa.

Lisa juga mengatakan kedatangan 7 Sekolah dengan 21 murid, 4 orang guru, 1 orang kepala sekolah, 1 orang sekretaris dinas pendidikan dan pelatihan guru sekolah Miao dan Tujia Wilayah (Kabupaten) Peng Shui Negara China ini atas inisiatif mereka dalam mengenalkan serta berkunjung ke Kabupaten Karimun.

“Mereka datang kesini dengan inisiatif mereka sendiri, mungkin mereka ingin memperkenalkan sekolah dan budaya mereka disini.” tutupnya..

Lissa melanjutkan, untuk acara pertukaran seni dan budaya, kita menampilkan beraneka ragam seni dan budaya dari masing masing sekolah baik dari Indonesia maupun dari China. Ramai murid-murid sekolah Vidya Sasana yang terkesan dengan seni bela dari China ini, salah satunya seni bela diri wushu yang di peragakan oleh Liu Xiao Man salah seorang murid sekolah dasar negeri Kabupaten Pengsui Kota Chongging.

Kegiatan pertukaran seni dan budaya Indonesia-China ini dijembatani oleh Ibu Fatimah.(edy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *