IGNNews.id, Karimun – Wakil bupati Karimun Rocky Marciano Bawole hadir sebagai inspektur upacara pada peringatan hari perhubungan nasional tahun 2025 di Bandara Raja Haji Abdullah Fisabilillah, Rabu (17/09/2025).
Dalam kesempatan ini, Rocky Marciano Bawole wakil bupati Karimun menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional (HARHUBNAS) Tahun 2025.
“Pagi hari yang berbahagia ini, saya mendapat amanah dari Pak Kepala bandara hadir memperingati hari perhubungan nasiona tahun 2025. Alhamdulillah, saya dipercayai untuk menjadi inspektur upacara di sini.” ucap Rocky
Wakil bupati Karimun Rocky berharap bandara akan terus melayani serta mampu memberikan keselamatan akomodasi untuk masyarakat.
“Harapan kita, kita akan terus mendapatkan dan melayani serta mampu memberikan keselamatan tentang akomodasi itu kedepannya dan pelayanan masyarakat yang lebih nyaman serta lebih efisien.” harap nya.
Disampaikannya juga pemerintah turut berkolaborasi dalam menciptakan situasi yang damai dan aman di Karimun demi kenyamanan masyarakat Kabupaten Karimun.
“Pesan seperti yang disampaikan tadi oleh Pak Menteri dan juga kita di pemerintahan ini harus berkolaborasi. Kolaborasi tentang bagaimana membuat situasi di Karimun ini damai, aman dan cepat, sehingga semua transportasi atau akomodasi itu dapat baik ke depannya dan kenyamanan masyarakatnya. Itu yang paling penting.” sampainya.
Dilanjutkan Rocky, model transportasi baik tradisional dan online harus saling menjaga kenyamanan untuk mencari rezeki bersama-sama dan pentingnya toleransi yang tinggi kepada sesama.
“Hari ini ada beberapa model transportasi, baik itu yang tradisional maupun yang online. Ini harus tetap menjaga kenyamanan. Dalam hal mencari rezeki sama-sama harus punya toleransi yang tinggi untuk mendapatkan kenyamanan bersama.” lanjutnya.
Rocky katakan mengenai Infrastruktur seperti jalan dan bandara ini sekarang dalam proses pembebasan lahan. Sekiranya tahun 2026 selesai pembebasan lahan. Ditahun 2025 terdapat anggaran sekitar 4,6 M dari provinsi yang akan segera disalurkan untuk pembangunan. Luas yang mau dibebaskan dengan anggaran 4,6 M tentunya masih dalam proses.
“Yang pasti, di tahun 2025 ini belum selesai pembebasan lahan. Bahkan, masih ada lahan lagi yang perlu penambahan biaya sekitar 3 M lagi. Itu juga sudah disampaikan ke Pak Gubernur provinsi Kepri. Insyaallah, 2026, provinsi akan mencantumkan dana sekitar 3M itu untuk pembebasan bandara.” kata Wakil bupati Karimun Rocky.
Diakhirinya Perpanjangan pacu 200 meter ke depan. Sudah selesai serta plotting juga sudah selesai, hanya diselesaikan dengan masyarakat 2.200 meter untuk yang bisa berkembang.
Sementara itu, Kepala Kantor Unit Pelayanan Bandara Udara (UPBU) Raja Haji Abdullah (RHA) Subiat Wiranata Kusumah mengatakan fokus mereka terhadap memberikan pelayanan transportasi yang aman dan nyaman serta pengembangan bandara supaya lebih mumpuni dalam melayani masyarakat secara lebih luas.
“Kami berfokus memberikan pelayanan transportasi yang aman dan nyaman kemudian juga rencana kami untuk mengembangkan Bandara supaya bisa melayani kepada masyarakat secara luas. Alhamdulillah kami sudah menjajaki komunikasi-koordinasi dengan perusahaan penerbangan lain di Balkornitis. Insya Allah, mudah-mudahan berdoa dari semua supaya ini bisa kerealisasi.” kata Subiat Wiranata.
Subiat UPBU Bandara RHA menyampaikan akan diadakan Harunas Fair dengan tujuan mengenalkan bandra kepada masyarakat serta merealisasikan tema Harunas yakni bakti transportasi.
“Kemudian juga nanti pada tanggal 19 sampai dengan 21, kami akan mengadakan Harunas Fair. Tujuannya adalah untuk lebih mengenalkan bandara ini kepada masyarakat, kemudian memberikan kontribusi kepada masyarakat sesuai dengan tema daripada Harunas tahun ini adalah bakti transportasi.” ujar Subiat.
Ia berharap keberadaan bandara RHA mampu memberikan kontribusi lebih serta mereka telah menjajaki dua maskapai yaitu Wings Air dan Fly Jaya.
“Jadi kami berharap bahwa keberadaan Bandara disini ini bisa memberikan kontribusi lebih kepada masyarakat. Yang sudah kami jajaki ada dua maskapai, yang pertama itu adalah Wings Air, kemudian yang kedua adalah Fly Jaya.” katanya.
Adapun rute penerbangan yang ditawarkan kepada masyarakat adalah rute penerbangan ke PekanBaru, Padang, Medan, kemudian ke Tanjung Pinang. Yang dimana masih dalam pembahasan agar dapat di realisasikan dalam waktu dekat.
“Boeing kita masih terkait dengan kebutuhan landasan tadi, panjang landasan. Jadi kami sudah berpenuisi juga dengan operator pesawat di luar sana untuk bisa operate Boeing dan Airbus, tapi memang kondisi saat ini kebutuhan landasan ini belum mencukupi untuk Boeing. Jadi rencana kedepan tadi disampaikan oleh Wakil Bapak Rocky, selesai pembahasan lahan, kemudian nanti dari Kementerian akan keperluan perpanjangan landasannya sehingga bisa didarati oleh Boeing antar-antarilisasi.” akhirinya.(edy)













