Beranda Kepri Anambas Warga Desa Bayur Butuh Asupan Jaringan Internet

Warga Desa Bayur Butuh Asupan Jaringan Internet

74
0
Sejumlah warga Desa Bayur saat memanfaatkan jaringan internet di kantor Desa Bayur Kecamatan Kute Siantan (foto ignnews.id)

Ignnews.id,Anambas-Dua belas tahun berlalu Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) telah terbentuk menjadi kabupaten termuda di Provinsi Kepulauan Riau, Desa Bayur Kecamatan Kute Siantan masih belum menikmati jaringan internet seperti masyarakat di desa lainnya yang ada di anambas lainnya.

Beruntung tersediakannya wifi gratis yang terpasang di Kantor Desa Bayur dengan keterbatasan tersebut terpaksa pada malam hari harus keluar rumah untuk memanfaatkan jaringan internet. Diketahui jaringan internet bukan menjadi bahan mewah lagi, namun sudah menjadi kebutuhan dasar kehidupan sehari-hari bagi setiap manusia.

Baca Juga:  Warga Desa Mubur sudah Berselancar Internet

Salah seorang mahasiswa yang melaksanakan tugas belajarnya menggunakan via online merasa sangat kesulitan dengan keterbatasan jaringan internet di desanya tersebut. Beruntung dirinya memiliki sepeda motor, bisa dengan cepat menikmati jaringan internet di kantor desa, akan tetapi bagi warga dan anak-anak lainnya yang harus berjalan kaki menuju kantor desa merasa kesulitan.

“Pak bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas, tolong jaringan internet di kampung kami ini ditingkatkan. Saya sulit belajar secara online, sinyal disini sangat terbatas dan lemah,” kata Andri Agustino selaku mahasiswa kepada ignnews.id, kemarin.

Baca Juga:  51 Warga Girang Terima Beras Bantuan

Ia menyarankan kepada para pembaca agar dapat membayangkan apa yang dirasakannya saat ini. Dengan wajib belajar secara online, tapi harus berebut kuota dengan warga dengan jaringan internet yang terbatas di miliki satu-satunya di kantor desa.

“Setiap malam saya harus keluar dari rumah untuk memanfaatkan akses jaringan internet, sedangkan rumah saya dengan kantor desa jaraknya cukup jauh harus menempuh beberapa terjal gunung. Ini baru namanya perjuangan anak perbatasan yang berada di daerah Terluar dan Terdepan,” ucapnya. (Ririn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here