Ignnews.id, Natuna – Pemerintah Kabupaten Natuna kini mendorong penguatan sektor non minyak dan gas bumi (nonmigas) agar pertumbuhan ekonomi daerah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Langkah ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah karena pertumbuhan ekonomi Natuna masih menunjukkan perbedaan signifikan ketika sektor migas tidak diperhitungkan.
“Pertumbuhan ekonomi kita harapkan lebih bagus, tetapi kita tidak boleh melihat secara migas. Kita mau pertumbuhan ekonomi yang langsung dinikmati masyarakat,” kata Bupati Cen Sui Lan diruang kerjanya. Kamis (22/10/2026).
Program Dukungan Pemerintah untuk UMKM Natuna dalam mengatasi tantangan permodalan dan pemasaran, beberapa program strategis dijalankan pada tahun 2026 diataranya program subsidi margin 0 Persen dengan bekerja sama dengan BRK Syariah.
“Jadi sistemnya pemkab natuna menanggung bunga pinjaman modal usaha bagi pelaku UMKM, sehingga debitur hanya perlu membayar pokok pinjamannya saja,” ucapnya.

Saat ini meskipun potensinya besar, pertumbuhan UMKM non-migas di Natuna masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur logistik atau konektivitas antarpulau, tantangan pemasaran ke luar daerah, serta perputaran uang yang masih sangat bergantung pada belanja APBD pemerintah daerah.
Jelasnya, dilihat dari sisi distribusi kebutuhan pokok, kondisi geografis Natuna menjadi salah satu tantangan yang perlu mendapat perhatian. Ketersediaan dan kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok, termasuk komoditas yang masuk melalui jalur perdagangan antardaerah, menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas harga.
Natuna memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, terutama pada sektor pertanian, perikanan, dan UMKM. Namun, salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah keterbatasan pasar dan distribusi produk.

“Potensi yang kita miliki cukup besar. Namun, pemanfaatan dan pemasaran produk lokal masih perlu diperkuat, sehingga hasil produksi masyarakat tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga dapat dipasarkan ke luar Natuna,” paparnya.
Ia berharap berbagai potensi yang dimiliki Natuna dapat dikaji lebih lanjut, termasuk dari sisi peningkatan produksi, penguatan rantai pasok, stabilisasi harga, hingga perluasan akses pemasaran.
” Pemerintah Kabupaten Natuna terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, dan meningkatkan daya saing produk lokal, serta membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha Natuna,” pungkasnya.(Adv)












