Alokasi TKD Anambas Anjlok Rp 79 Miliar di 2026, Bupati Aneng Tekankan Penguatan Belanja Prioritas

Bupati Anambas, Aneng.F-Istimewa
banner 120x600

IGNNews.id, Anambas – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menyampaikan kabar signifikan terkait keuangan daerah. Alokasi Transfer Keuangan Daerah (TKD) untuk Kabupaten Kepulauan Anambas pada tahun anggaran 2026 dipastikan mengalami penurunan drastis, dengan total pengurangan mencapai Rp79,141 miliar atau sekitar 12 persen dari tahun sebelumnya.

Penurunan ini, kata Aneng, didasarkan pada informasi resmi pemerintah pusat dan akan sangat memengaruhi ruang fiskal daerah.

“Ya benar, alokasi TKD tahun depan turun 12 persen. Angka itu cukup besar dan tentu berpengaruh pada kapasitas belanja daerah,” kata Aneng, Senin (17/11).

Bupati menjelaskan, penyebab utama berkurangnya TKD adalah penurunan Dana Bagi Hasil (DBH), terutama dari sektor migas. Penurunan ini dipicu oleh kebijakan fiskal nasional yang kini lebih memfokuskan anggaran pada efisiensi subsidi, penguatan ketahanan ekonomi, dan pemerataan pembangunan antarwilayah. Dampaknya, daerah kaya sumber daya migas seperti Anambas harus menerima penyesuaian DBH.

APBD 2026 Dipastikan Selektif dan Terukur

Meskipun struktur APBD Anambas masih sangat bergantung pada TKD, Bupati Aneng menegaskan bahwa Pemkab tidak akan tinggal diam. Penyusunan APBD 2026 akan dilakukan secara lebih selektif dan terukur.

“Kita akan mengoptimalkan APBD 2026 dengan memperkuat belanja yang benar-benar prioritas, mengefisienkan kegiatan yang tidak mendesak, serta memaksimalkan setiap rupiah untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Fokus penggunaan anggaran akan diarahkan pada pelayanan dasar, peningkatan ekonomi, dan pembangunan infrastruktur strategis. Aneng juga mendorong inovasi pendapatan daerah dan memperkuat kolaborasi agar pembangunan tetap melaju.

“Justru saat anggaran turun, kita harus semakin kreatif, adaptif, dan memastikan pembangunan tidak berhenti,” tutupnya, seraya menyebut bahwa Pemkab akan membuka ruang diskusi bersama DPRD untuk memastikan keputusan anggaran tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *