Beranda Kepri Anambas Awasi Anak Saat Memanfaatkan Gadget Dirumah

Awasi Anak Saat Memanfaatkan Gadget Dirumah

262
0
Safriza,S.Ag selaku Plt Kepala SMPN 1 Siantan saat ditemui ignnews.id

Ignnews.id,Anambas-Sejak dibukanya sekolah tatap muka di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Tarempa Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) belum ada wali murid yang protes, justru wali muridnya bersyukur telah dibukanya sekolah tatap muka.

Safriza,S.Ag selaku Plt Kepala SMPN 1 ketika ditemui mengatakan, selama proses belajar secara online tentu mengalami kendala terhadap penerapan mata pelajaran, akses jaringan internet dan kuota wali murid.

“Tidak sedikit pihak kami diprotes terkait jaringan internet dan kuota wali murid ketika belajar secara online. Oleh karena itu sejak dengan dibukanya belajar tatap muka, sejumlah wali murid merasa senang dan bersyukur dengan diterapkan aturan tersebut,” ungkap Safriza kepada ignnews.id, kemarin.

Baca Juga:  Sepulang Dari Offshore Pekerja Migas Terpapar Covid-19

Proses belajar tetap muka tetap mengikuti peraturan protokol kesehata, jumlah murid setiap kelas juga diatur maksimal 18 siswa setiap kelas dan waktu belajar pun dibatasi.

“Jika siswa satu kelas lebih dari 18 siswa, maka akan dibagi jadwal lain proses belajarnya,” ucapnya.

Ia menjelaskan, untuk kantin sekolah selama masa pandemi covid-19 tidak dibuka, hal itu menghindar dari kerumunan para murid sekolah. Pihak sekolah juga tidak mengatur waktu jam istirahat. Setelah proses belajar selesai, murid dianjurkan untuk pulang ke rumah masing-masing.

Baca Juga:  PHBI Desa Air Asuk Akan Gelar Perlombaan Islami

“Para siswa tidak ada jam istirahat, mereka dianjurkan untuk membawa makanan dari rumah,” sebut dia.

Ia juga menceritakan, bahwa sejumlah siswa yang sudah terbiasa belajar secara online dampak lainnya yakni mengalami keterlambatan masuk sekolah bahkan ada yang tidak masuk sekolah.

“Tentu kami berhadap kepada wali murid untuk dapat berperan serta dan mengawasi anaknya agar dapat tepat masuk jam sekolah,” ujarnya.

Ia juga menghimbau, kepada orang tua agar dapat mengontrol anaknya dalam memanfaatkan informasi melalui handphone yang digunakan anak-anaknya.

Baca Juga:  Ingin Berlayar Ada Syaratnya, Oke?

“Tolong diawasi anaknya jika saat bermain handphone. Apalagi jika sering memainkan game online, hal itu akan menyita waktu belajar dan jam tidur malam anak akibatnya sang anak akan malas belajar dan tidak masuk sekolah,” harapnya. (Fendi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here