Beranda Kepri Anambas Gubernur Kepri Buka Musrenbang Anambas

Gubernur Kepri Buka Musrenbang Anambas

31
0
Acara Pembukaan Musrenbang Anambas

Ignnews.id,Anambas-Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kepulauan Anambas resmi dibuka dan dihadiri langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad.

Pembuatan Musrenbang RKPD tahun 2022 ini digelar pada Minggu malam pukul 20.00 WIB di aula lantai III kantor Pemkab Kepulauan Anambas, Pasir Peti, Kecamatan Siantan, kemarin.

Tema yang diangkat pada Musrenbang RKPD tahun 2022 ini adalah “penguatan sistem kesehatan, pemulihan ekonomi, pembangunan SDM dan Birokrasi yang efektif, serta konektivitas wilayah”.

Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris menyampaikan kepada Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bahwa pada tanggal pada tanggal 30 Maret – 31 Maret 2021 sudah dilakukannya pra Musrenbang RKPD dan diskusi sidang kelompok secara peraturan tidak melewati batas yang mana telah ditentukan.

“Di mana Musrenbang RKPD Kabupaten atau kota dilaksanakan paling lambat bulan Maret jadi untuk menghindari tahapan yang suda ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri berdasarkan UU maka kita adakan pra Musrenbang,” ujar Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris, Minggu (4/4/2021).

Baca Juga:  Akhirnya 'Terkuak' Proyek Lapangan Serbaguna, Desa Mana?

Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Gubenur Kepulauan Riau yang berkenan hadir dalam pembukaan Musrenbang RKPD tahun 2022 dan juga turut didampingi oleh OPD dan seluruh pimpinan stakeholder provinsi.

“Mudah-mudahan akan membawa suatu berkah dan pertumbuhan pembangunan yang diharapkan oleh masyarakat dan pemerintah Kepulauan Anambas,” tuturnya.

Dengan dibukanya Musrenbang RKPD tahun 2022, Haris berharap ini akan menjadi hal baru untuk percepatan pembangunan di Kepulauan Anambas.

Sesuai dengan tema yang diangkat, Pemerintah Daerah dalam hal ini keinginan utamanya adalah bagaimana mengembangkan pariwisata di Kepulauan Anambas salah satunya adalah akses dan fasilitas, konektivitas yang sangat dibutuhkan.

Sebaik apapun pengelolaannya tetapi akses utama orang datang ke Kepulauan Anambas masih terbatas dan lemah, Haris meyakini bahwa semua potensi yang ada di Kepulauan Anambas ini juga tidak akan memberikan dampak positif ekonomi kepada masyarakat.

Baca Juga:  Nelayan Takut Melaut Ombak Capai Dua Meter

“Anambas ini punya potensi yang besar dan sangat menjanjikan dan juga untuk kesejahteraan masyarakat,” sebutnya.

Sementara itu, Gubenur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyampaikan dua poin penting pada pembukaan Musrenbang RKPD tahun 2022 yaitu konstruksi berfikir dengan beberapa referensi indikator makro sosial di Kepulauan Anambas kemudian merespon apa yang sudah disampaikan oleh Bupati Kepulauan Anambas beberapa informasi yang berkaitan dengan kegiatan dari balai dan para Satker.

“Setiap daerah wajib menyusun perencanaan di daerahnya, wajib melaksanakan Musrenbang ini yang nantinya akan ditindaklanjuti dan diwujudkan dalam rencana kerja pemerintah daerah, yang RKPD itu harus didasarkan pada prinsip partisipasi,” ucap Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, Minggu (4/4/2021).

Ansar Ahmad juga menyinggung terkait program padat karya tunai harus diperbanyak disetiap daerah provinsi dan kabupaten. Selain itu program safety net, bantuan langsung tunai yang masih memungkinkan diberikan kepada masyarakat dengan meningkatnya konsumsi masyarakat.

Baca Juga:  Pjs Gubernur Kepri Kunjungi Anambas

“Sedikit saya ingin beri apresiasi kepada Kabupaten Kepulauan Anambas terkait Covid-19 di mana Kepulauan Anambas menjadi salah satu Kabupaten dari tiga Kabupaten yang sudah zona hijau, artinya pertumbuhan suspect Covid-19 sudah 0,” kata Ansar.

Musrenbang RKPD tahun 2022 ini, Ansar menekankan bahwa pemulihan ekonomi menjadi prioritas, maka pemulihan ekonomi melihat dari sektor-sektor dan aspek dari sisi pertumbuhan ekonomi tiap hasilnya tentu apabila terkoreksi dengan baik pasti akan sukses dalam meningkatkan ekonomi.

“Sampai hari ini angka pertumbuhan ekonomi Kepri masih terkoreksi yang sebelumnya mencapai 7-8 persen, tapi karena adanya Covid-19 minus 6,6 persen. Kondisi saat ini terakhir tahun 2020 pertumbuhan ekonomi Kepri itu minus 3,8 persen,” katanya.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here