IGNNews.id, Batam– Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Kapolda Kepri), Irjen Pol Asep Safrudin, memberikan penghargaan kepada deretan personel berprestasi dalam upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Mapolda Kepri, Rabu (18/2/2026). Penghargaan ini diberikan atas dedikasi luar biasa anggota dalam mengungkap kasus besar hingga aksi kemanusiaan yang menyentuh masyarakat.
Dalam arahannya, Irjen Pol Asep Safrudin menekankan bahwa upacara ini merupakan momentum refleksi untuk memperkuat disiplin dan loyalitas. Sebagai wilayah perbatasan dengan mobilitas tinggi, personel Polri di Kepri dituntut untuk selalu profesional dan menjaga soliditas internal.
“Menjaga kehormatan institusi harus diwujudkan melalui kinerja nyata dan sinergi kuat dengan seluruh elemen masyarakat,” tegas Kapolda.
Prestasi Unggul: Korupsi Hingga Mafia Tanah
Salah satu poin utama penghargaan kali ini diberikan kepada Jaya Putera Tarigan beserta 22 personel lainnya. Mereka sukses membongkar kasus korupsi revitalisasi Kolam Dermaga Utara Terminal Batu Ampar yang merugikan negara hingga Rp30,6 miliar.
Tak hanya itu, apresiasi juga diberikan kepada Ahmad Roghib dan tim atas keberhasilan mereka mengungkap kasus mafia tanah seluas 175 hektare di Pulau Rempang, Batam. Di sisi lain, Lofty Yulius Yoshua Siahaan dan tim turut menerima piagam atas dukungan kelancaran rantai pasok program strategis Polri.
Aksi Humanis dan Penanganan Bencana
Sisi humanis Polri juga menonjol melalui penghargaan untuk Raja Faisal Mushawir. Personel ini secara sukarela menjadi pengemudi mobil jenazah di Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, sebuah tindakan yang dinilai meningkatkan kepercayaan publik terhadap kepolisian.
Selain itu, penghargaan diberikan kepada Rahmini Ariyanti atas perannya dalam Tim Trauma Healing bencana Aceh, serta Firmansah dan tim atas kesigapan mereka memadamkan kebakaran besar di kawasan Tanjung Uncang dan Mega Legenda.
Kesiagaan Jelang Ramadan 1447 H
Menutup rangkaian acara, Kapolda Kepri menginstruksikan seluruh jajaran untuk memperketat keamanan menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Ia ingin memastikan masyarakat Kepulauan Riau dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman tanpa gangguan Kamtibmas.
“Prestasi ini harus menjadi motivasi bagi anggota lainnya untuk terus melayani masyarakat dengan profesional, humanis, dan berintegritas,” pungkasnya.













