Beranda Kepri Anambas Kenapa Pegawai Bupati Terkapar Dijalan

Kenapa Pegawai Bupati Terkapar Dijalan

228
0
Kapal Fery yang membawa pegawai bupati ke kota Tanjungpinang untuk dirawat, Selasa (2842020) pukul 22.00 WIB.

ignnews.id, Anambas-Salah seorang Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang bekerja di sekretariat Kantor Bupati Kepulauan Anambas terguling dari turunan jalan aspal tepatnya di jalan Pasir Peti Desa Pesisir Timur Kecamatan Siantan.

“Kecelakaan lalu lintas murni tunggal, saat itu korban sekaligus pengendara jatuh dari turunan gunung jalan aspal dan keadaan cuaca hujan,” ungkap AKP Boston Butar-Butar selaku Kasatlantas Anambas ketika dihubungi, Rabu (29/4).

Korban langsung dibawa ke rumah sakit dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan luka di bagian kepala. Tim Satlantas setelah mendapat laporan dari masyarakat langsung menindaklanjuti kejadian tersebut.

Baca Juga:  Mahasiswa UNRI Gelar Kukerta Di Desa Putik

“Diperkirakan korban hilang keseimbangan ketika mengendarai sepeda motornya. Kejadian itu tepat jadwal pulang kerja dari kantor,” jelasnya.

Boston juga menghimbau kepada seluruh pengguna jalan raya diharapkan agar dapat menggunakan helm dan harus dicek kondisi kendaraan sebelum mengendarai kendaraan. Selain itu ia juga mengatakan, ketika kondisi cuaca hujan jangan dipaksakan untuk mengendarai kendaraan.

“Harus lebih berhati-hati dan jaga keselamatan berkendara. Kami terus himbau warga Anambas agar tetap menggunakan helm saat berkendara,” tukasnya.

Sedangkan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas, Herianto membenarkan informasi terkait hal tersebut. Saat ini korban telah di rujuk ke RSUD yang ada di Kota Tanjungpinang dan dirawat disana menggunakan kapal fery carter.

Baca Juga:  Bhaksos Kogabwilhan I Wilayah Tanjungpinang

“Sempat dirawat di RSUD Tarempa, namun pihak rumah sakit melakukan rujukan akibat kondisi korban harus ditangani oleh dokter akhi bedah otak. Anambas belum memiliki dokter ahli tersebut,” jelas Heri melalui tim medis RSUD Tarempa.(Peter)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here