Lahan “Menganggur” Perusahaan Dominasi Kasus Karhutla Di Kecamatan Seri Kuala Lobam

Salah satu titik lahan menggangur perusahaan di Kecamatan Seri Kuala Lobam yang mengalami kebakaran beberapa waktu lalu, foto oleh Aan
banner 120x600

BINTAN-ignnews.id – Banyaknya lahan yang dikuasai perusahaan dan tidak digunakan alias menganggur menjadi penyebab banyak kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Seri Kuala Lobam.

Demikian disampaikan masyarakat saat edukasi penanganan bencana Karhutla oleh Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) di Aula Kecamatan Seri Kuala Lobam baru-baru ini.

Dalam forum tersebut, masyarakat banyak menyampaikan soal kasus karhutla yang melanda Seri Kuala Lobam jika musim panas melanda. Lahan perusahaan yang nganggur tak terpakai sejak diperoleh puluhan tahun lalu, banyak terjadi kebakaran karena kondisinya semak belukar dan hutan-hutan kecil.

Karhutla yang banyak menimbulkan pencemaran asap, tidak hanya mengganggu sampai pemukiman warga, tapi juga mengganggu keamanan saat berlalu lintas karena jarak pandang yang terbatas.

Selain asap kebakaran lahan perusahaan yang nganggur, pembakaran batok kelapa juga disampaikan warga karena menimbulkan polusi asap.

Sementara itu, Ramlah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan menyampaikan pihak akan menyampaikan keluhan-keluhan dan masukan dari masyarakat terkait bencana-bencana karhutla yang ada di masyarakat.

“Selain memberikan edukasi kepada masyarakat soal penanganan bencana, kami juga menghimpun berbagai masukan, ini untuk menjadi bahan kedepannya untuk kami melakukan pencegahan dan juga penanganan yang lebih optimal,” ucapnya.(Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *