IGNNews.id, Pekanbaru – Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis melakukan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah dengan menyambangi kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Jumat (6/3/2026). Pertemuan ini fokus membahas pengendalian inflasi, pertumbuhan ekonomi, serta analisis Indeks Harga Konsumen (IHK) di Kabupaten Bengkalis.
Ketua Komisi III, Sanusi, yang memimpin langsung rombongan, mengungkapkan bahwa data akurat dari BPS sangat dibutuhkan sebagai rujukan pemerintah daerah. Pasalnya, struktur ekonomi Kabupaten Bengkalis hingga kini dinilai masih sangat bergantung pada sektor minyak dan gas (migas).
“Pertumbuhan ekonomi kita masih didominasi migas. Melalui rujukan data dan analisis dari BPS, kami berharap dapat merumuskan langkah taktis untuk mengembangkan sektor ekonomi alternatif bagi masyarakat Bengkalis ke depan,” ujar Sanusi.
Stabilitas Harga dan Daya Beli Jadi Prioritas
Kepala BPS Provinsi Riau, Asep Riyadi, menjelaskan bahwa dinamika ekonomi daerah sangat dipengaruhi oleh keseimbangan antara daya beli masyarakat dan aktivitas pasar. Ia menekankan bahwa stabilitas harga pangan, terutama yang didatangkan dari luar daerah, harus dijaga melalui pengawasan distribusi yang ketat.
“Kami melakukan pemantauan rutin di lapangan untuk membandingkan fluktuasi harga. Data ini kemudian disinkronkan dengan data bahan pokok dari Disperindag untuk memastikan kualitas data ekonomi tetap terjaga,” jelas Asep.
Asep juga menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Bengkalis membentuk tim khusus yang berkoordinasi rutin dengan BPS, minimal seminggu sekali, guna memantau perkembangan indeks perekonomian secara real-time.
Tantangan Sektor Pangan dan Transportasi
Anggota Komisi III, Fakhtiar Qodri, menyoroti tantangan distribusi pangan. Mengingat sebagian besar pasokan pangan Bengkalis berasal dari luar daerah, faktor transportasi menjadi sangat krusial dalam menjaga stabilitas harga di pasar.
“Penurunan produksi gas dan listrik juga menjadi perhatian kami. Oleh karena itu, pasokan pangan harus dipastikan lancar agar tidak terjadi lonjakan harga yang membebani masyarakat,” tegas Fakhtiar.
Senada dengan itu, Anggota Komisi III Adihan berharap hasil diskusi ini menjadi referensi kuat bagi DPRD dalam menyusun kebijakan ekonomi yang selaras dengan visi Kabupaten Bengkalis yang “Bermarwah, Maju, dan Sejahtera.”
Turut hadir dalam pertemuan tersebut jajaran anggota Komisi III DPRD Bengkalis serta pejabat struktural di lingkungan BPS Provinsi Riau.











