Meskipun Anggaran Terbatas, Pemkab Karimun Optimalkan Program Keagamaan dan Kesejahteraan Guru TPQ

Bupati Karimun Ing Iskandarsyah menyerahkan piagam penghargaan kepada santri terbaik.F-Istimewa
banner 120x600

IGNNews.id, Karimun – Bupati Karimun Ing Iskandarsyah bersama Nurdin Basirun staf khusus gub Kepri hadir acara wisuda santri TPQ ke XXI se Kecamatan Kundur Barat di Aula Kantor Camat Kundur Barat, Minggu (31/05/2026).

Iskandarsyah dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada para santri yang telah menyelesaikan masa pendidikan Al-Qur’an. Ia menekankan pentingnya membangun generasi yang berakhlak mulia di Kabupaten Karimun.

“Tentunya dalam kehidupan kita sebagai muslim dan muslimah salah satunya bagaimana kita berinteraksi dengan Al-Qur’an seperti kita mengantarkan anak-anak kita ke TPQ dan hari ini Alhamdulillah anak-anak telah wisuda.” sampainya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karimun berkomitmen penuh untuk melanjutkan dan mengoptimalkan program-program pembangunan keagamaan yang telah dirintis oleh para pemimpin terdahulu, meskipun di tengah keterbatasan anggaran.

“Tentunya kami dari pemerintah Kabupaten Karimun sangat menyambut baik wisuda ini dan mengapresiasi pembangunan apa yang telah di bangun oleh bupati-bupati sebelumnya. Meskipun uang kita terbatas, kami tetap mengoptimalkan untuk kelurahan, desa dan kabupaten.” tegas Iskandar.

Menanggapi aspirasi dari para guru mengaji, Bupati Iskandarsyah meminta para pengajar TPQ untuk tetap konsisten dan bersabar. Ia memastikan bahwa pemerintah daerah tengah merumuskan formula terbaik untuk memberikan perhatian lebih kepada para pejuang Al-Qur’an tersebut.

“Untuk bapak ibu pengajar TPQ bersabar, tentunya kami akan terus mengusahakan. Adapun usulan yakni agar pemerintah daerah memberikan kebijakan yaitu anak-anak yang ingin naik ke tingkat SMP harus memiliki sertifikat TPQ.” lanjutnya.

Bupati juga merespons positif usulan strategis terkait peningkatan mutu pendidikan keagamaan. Pemerintah Kabupaten Karimun berencana mengkaji kebijakan baru, di mana sertifikat kelulusan TPQ akan menjadi salah satu syarat wajib bagi anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Sementara itu, Nurdin Basirun staf khusus gubernur Kepulauan Riau sekaligus ketua LPTQ Provinsi Kepri mengungkapkan apresiasinya atas konsistensi Kabupaten Karimun dalam mencetak generasi muda yang agamis dan cinta Al-Qur’an.

Menurutnya, kegiatan wisuda santri TPQ ini merupakan pondasi penting dalam membangun karakter bangsa, khususnya di wilayah Kepulauan Riau.

“Kami dari Pemerintah Provinsi Kepri sangat bangga melihat semangat anak-anak kita dan kegigihan para guru TPQ di Kundur Barat ini. TPQ bukan sekadar tempat belajar membaca Al-Qur’an, tetapi merupakan benteng moral bagi generasi penerus kita di era modern ini,” ujar Nurdin Basirun.

Beliau juga menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan terus bersinergi dan mendukung penuh kebijakan-kebijakan strategis Pemkab Karimun, termasuk dalam mengupayakan kesejahteraan para guru ngaji serta peningkatan fasilitas pendidikan keagamaan.

“Sinergi antara kabupaten dan provinsi akan terus kita perkuat. Apa yang menjadi komitmen Pak Bupati tadi, tentu menjadi perhatian kita bersama agar pendidikan agama di Kepri, khususnya di Karimun, tetap menjadi prioritas utama demi masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.(eka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *