BINTAN-ignnews.id – Pemerintah Kecamatan Seri Kuala Lobam mengajukan usulan pembangunan infrastruktur di wilayah senilai Rp 5 miliar pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan tahun 2026. Demikian disampaikan pada Senin (26/1/2026) di Aula Kecamatan Seri Kuala Lobam.
Dari nilai total Rp 5 miliar tersebut, diajukan sebanyak 10 pembangunan infrastruktur yang terbagi di 2 wilayah kelurahan dan desa yang berada di wilayah kecamatan tersebut.
Usulan pembangunan pertama adalah pembuatan drainase di Jalan Sei Tiga Kelurahan Tanjungpermai sepanjang 250 meter dengan nilai Rp 132.500.000, usulan tersebut juga dibarengi usulan pengaspalan Jalan Sei Tiga di lokasi yang sama sebesar Rp 1,32 miliar.
Kemudian ada usulan pembangunan batu miring di SDN 007 di Kelurahan Teluklobam dengan nilai Rp 144 juta. Selanjutnya usulan semenisasi di Jalan Nibung Desa Teluksasah sebesar Rp 120 juta. Semenisasi di Jalan Lingkar Kampung Simpang di Desa Kuala Sempang juga diusulkan sepanjang 221 meter dengan nilai Rp 150 juta. Ada juga usulan penimbunan lahan milik Desa Busung dengan biaya Rp 150 juta.
Usulan lainnya yaitu pembangunan batu miring di Jalan Utama Perum LObam Bestari Kelurahan Teluklobam dengan nilai Rp 1,2 miliar, Pembangunan drainase di di Lobam Mas Desa Teluksasah sepanjang 700 meter dengan nilai Rp 780 juta.
Pembangunan prasarana air bersih di Kampung Pelita Baru Desa Kuala Sempang diusulkan sebesar Rp 200 juta dan pembangunan Jalan Lingkar di Kampung Telukdendang Desa Busung sepanjang 400 meter dengan nilai Rp 800 juta.
Nona Yani M Abbas Manupassa Camat Seri Kuala Lobam menyampaikan, usulan tersebut merupakan usulan dari tingkat desa dan kelurahan yang sudah diajukan dalam musrenbang di tiap wilayah masing-masing dan kini diajukan dengan skala prioritas di Musrenbang Kecamatan 2026.
Sementara itu, Bupati Bintan Roby Kurniawan mangatakan pihaknya akan menimbang skala prioritas pembangunan yang diusulkan oleh masyarakat melalui perangkat pemerintah di setiap wilayah.
“Tentunya kita akan memperhatikan setiap usulan, usulan-usulan sebelumnya juga tetap menjadi penilaian untuk diupayakan dapat terealisasi sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.(Aan)













