IGNNews.id, Pekanbaru – Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis melakukan langkah strategis untuk mengubah persoalan sampah menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat. Dalam kunjungan koordinasi ke Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau pada Kamis (15/1/2026), dewan membahas serius pengembangan industri pengolahan limbah rumah tangga yang berkelanjutan.
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Bengkalis, Sanusi, S.H., M.H., didampingi jajaran pimpinan dan anggota komisi lainnya. Turut hadir mendampingi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bengkalis, Zulpan, S.T.
Sanusi mengungkapkan bahwa limbah rumah tangga merupakan tantangan lingkungan yang jika dikelola dengan sentuhan industri dan UMKM, justru mampu menjadi sumber pendapatan baru bagi warga Bengkalis.
“Limbah yang dikelola dengan tepat melalui pendekatan industri bukan hanya soal kebersihan lingkungan, tapi juga peluang usaha menjanjikan. Kita ingin sampah rumah tangga di Bengkalis memiliki nilai tambah ekonomi,” ujar Sanusi di Pekanbaru.
Rombongan Komisi III diterima langsung oleh jajaran Disperindagkop UKM Riau. Dalam diskusi tersebut, dibahas mengenai kebijakan pengembangan sektor industri berbasis pemberdayaan masyarakat serta sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi.
Komisi III berharap pertemuan ini menghasilkan rumusan kebijakan yang mampu mendorong lahirnya industri kreatif berbasis pengolahan sampah. Fokusnya adalah menciptakan ekosistem di mana masyarakat tidak hanya membuang limbah, tetapi mampu memprosesnya menjadi produk yang laku di pasar.
Hasil koordinasi ini akan dijadikan rujukan oleh DPRD Bengkalis dalam menyusun rekomendasi kebijakan daerah. Tujuannya jelas: mewujudkan pengelolaan limbah yang ramah lingkungan sekaligus menopang ekonomi kreatif berkelanjutan di Negeri Junjungan.











