Warga Seruduk Kantor PLN Anambas, Soroti Pemadaman dan Voltase Drop

Tanpa sejumlah elemen masyarakat ramai diluar halaman Kantor PLN Anambas, Tarempa Kecamatan Siantan.F-Istimewa
banner 120x600

IGNNews.id,Anambas-Sejumlah warga bersama anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas mendatangi Kantor PLN Anambas untuk menyampaikan keluhan terkait pelayanan kelistrikan yang dinilai belum stabil.

Warga meminta agar pemadaman listrik tidak dilakukan secara tidak beraturan dan gangguan kelistrikan dapat segera ditangani.

Dalam pertemuan tersebut, salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah kondisi listrik pada malam sebelumnya. Warga mengeluhkan voltase yang turun (drop) sehingga lampu menjadi redup dan kemudian mati berulang kali.

Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas masyarakat, terutama ketika listrik padam atau tegangan tidak stabil secara tiba-tiba.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Ayub meminta pihak PLN memberikan perhatian serius terhadap kualitas pelayanan listrik kepada masyarakat.

Ia berharap PLN tidak hanya melakukan penanganan ketika terjadi gangguan, tetapi juga memperkuat langkah pencegahan agar gangguan dapat diminimalkan.

“Untuk jangka pendek, kami meminta pihak PLN selalu menelusuri aliran listrik dan titik-titik yang berpotensi menimbulkan gangguan, termasuk pohon maupun hewan yang dapat mengenai jaringan listrik tegangan tinggi,” kata Ayub selaku anggota DPRD Anambas dari fraksi PPP Kabupaten Kepulauan Anambas, Minggu (16/8/2026).

Menurutnya, pemantauan jaringan secara rutin menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga keandalan pasokan listrik, terlebih kondisi cuaca panas saat ini berpotensi meningkatkan kebutuhan penggunaan listrik masyarakat.

Sementara itu, Kepala Rayon PLN Anambas, M Fachry Refi menyambut baik kedatangan warga dan anggota DPRD sebagai bentuk silaturahmi sekaligus penyampaian aspirasi masyarakat secara langsung.

Pihaknya menjelaskan bahwa pemadaman yang terjadi pada malam sebelumnya disebabkan adanya kendala pada sistem pembangkit. Kondisi tersebut kemudian berdampak terhadap pasokan listrik kepada pelanggan.

“Semalam ada kendala di sistem pembangkit, sehingga menyebabkan padam. Tentunya ini menjadi perhatian khusus kami di PLN, mengingat kondisi cuaca panas saat ini. Ke depan akan kami coba benahi untuk lebih baik lagi,” jelas Fachry.

Ia juga mengapresiasi sikap warga dan anggota DPRD yang memilih menyampaikan keluhan secara langsung. Menurutnya, komunikasi dan silaturahmi antara masyarakat, DPRD, dan PLN penting untuk mencari solusi bersama terhadap persoalan kelistrikan di daerah.

“Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum perbaikan pelayanan PLN di Kabupaten Kepulauan Anambas, sehingga masyarakat dapat memperoleh pasokan listrik yang lebih stabil, aman, dan dapat diandalkan,” tutup dia. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *