Diduga Jadi Korban Penganiayaan Oknum Guru, Santri Ponpes Madani Tebu Ireng Bintan Dilarikan ke RSKJKO

Pintu masuk Ponpes Madani Tebu Ireng Bintan di Ceruk IJuk, Toapaya Bintan
banner 120x600

BINTAN-ignnews.id – Seorang santriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) Madani Tebu Ireng Bintan, dilarikan ke RSJKO akibat trauma yang dialaminya akibat diduga di pukul oleh guru di Ponpes Madani Tebu Ireng, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan pada 07 Juni 2024 lalu.

Kanitreskrim Polsek Gunung Kijang Ipda Mahardika membenarkan peristiwa tersebut dan kini pihak ponpes beserta orangtua korban sudah melakukan mediasi.

Kejadiannya tersebut katanya sudah terjadi cukup lama, namun baru kemarin pihak keluarga mendatangi Polsek Gunungkijang untuk melakukan mediasi

Akibat kejadian yang dialami korban, kini korban dibawa ke RSKJKO Tanjung Uban untuk dilakukan pemulihan dan penanganan medis dan psikolog.

“Pihak DP3KB juga sudah turun menangani masalah ini, namun pihak keluarga dan ponpes sepakat untuk melakukan pemulihan dan fokus untuk bersama-sama melakukan penyembuhan terhadap korban dan belum ada membuat laporan,” terangnya

Untuk kondisi korban saat ini menurutnya masih dalam keadaan trauma, suka murung serta uring – uringan dan tidak mau makan.

“Tadi pagi dibawa ke RSJKO Tanjung Uban. Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diduga. Namun kondisinya dalam keadaan normal dan sempat masuk ke sekolah kembali,” ujarnya.

Namun nantinya jika ditemukan adanya masalah terhadap korban yang masih duduk dibangku kelas II SMP ini. Pihak kepolisian siap menerima laporan terhadap korban dan terlapor.(redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *