Beranda Headline Dua Bulan Nunggak Bayar Kontrak Rumah, Tersangka Edarkan Sabu

Dua Bulan Nunggak Bayar Kontrak Rumah, Tersangka Edarkan Sabu

233
0
Tim Polres Kota Tanjungpinang saat rilis kasus Narkotika, Kamis (3/6/2021)

ignnews.id,Tanjungpinang-Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Tanjungpinang telah mengamankan tersangka AS dan P kuat dugaan telah melakukan perbuatan kejahatan terkait Narkotika jenis sabu, Kamis (03/6/2021).

Hasil pengembangan dari S terkuak tersangka lain yakni AS dan P, mereka diamankan dengan tempat terpisah.

“Pelaku AS ini diketahui sebagai residivis, kini telah diamankan di Mako Polres,” ungkap AKP Ronni B selaku Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang kepada awak media, Kamis (3/6/2021).

Dugaan sementara yang dilakukan oleh AS yakni menjual narkotika kepada P. Bahkan pelaku AS berdalih melakukan hal ini akibat terdesak ingin membayar rumah kontrakan yang sudah menunggak hampir dua bulan.

Baca Juga:  Hanya 704 Orang Masih Belum Kerja Berdasarkan Sakernas

“Pelaku mengaku bahwa dirinya terpaksa menjual sabu akibat rumah kontrakannya sudah menunggak selama dua bulan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Tanjungpinang, Iptu Suprihadi mengatakan, penangkapan terhadap kedua pelaku berawal Satreskoba menerima informasi ada seorang pria diduga menyimpan narkoba.

Dari informasi itu, pihaknya berhasil mengamankan pelaku P di Jalan Handoyo Putro. Ditangan pelaku diamankan satu paket sabu seberat 0,3 gram.

“Setelah diintrogasi, P mengakui mendapatkan sabu dari pelaku AS,” ujarnya.

Anggota Satresnarkoba selanjutnya melakukan pengembangan dan mengamankan pelaku AS dirumahnya.

Baca Juga:  Demokrat Pinang Sambangi Polres Mohon Perlindungan Hukum

“Ditangan pelaku diamankan barang bukti satu paket sabu seberat 0,26 gram, timbangan digital dan satu bundel plastik bening. Atas perbuatannya, keduanya dijerat dengan pasal 114 ayat 1 atau 112 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun penjara,” tukas dia. (Cr1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here