Beranda Daerah Pemda Evaluasi Data Penerima Sembako dan BLT

Pemda Evaluasi Data Penerima Sembako dan BLT

107
0
Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra serta rombongan ketika membagikan sembako dan BLT kepada penerima dampak Covid-19.

Ignnews.id, SIANTAN-Pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) tidak mengelak terkait adanya temuan kesalahan pendataan terhadap penerima bantuan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) dan Batuan Langsung Tunai (BLT).

Wan Zuhendra selaku Wakil Bupati Kepulauan Anambas mengatakan, tentu pasti akan ada kesalahan terkait pembagian bahan sembako dan BLT kepada penerima di masa pademi covid-19 ini. Namun kesalahan itu tidak signifikan dan itu juga tim yang dilapangan melakukan pengalihan data terhadap nama penerima lain atau tidak bagikan.

“Kita tetap salurkan bantuan Sembako dan BLT kepada masyarakat selagi masa pademi covid-19 ini. Harus bisa menilai dari persentase kesalahan dan kebenaran yang telah dilaksanakan. Kami harapkan warga tetap menjaga pola hidup sehat dan tetap dirumah,” ungkap Wan Zuhendra selaku Wakil Bupati Kepulauan Anambas ketika ditemui, Selasa (5/5).

Baca Juga:  Lima Penerima Paket Sembako Gagal Disalurkan

Wan tetap optimis dalam penyerahan bantuan sosial akan lebih baik dan optimal dalam menyasar masyarakat yang terdampak wabah covid 19, hal itu di kemukakan Wakil Bupati KKA Wan Zuhendra usai menggelar rapat evaluasi di ruang rapat kantor Bupati Pasir Peti (5/5/2020).

“Sejumlah hal yang terjadi pada bantuan pertama telah dilakukan evaluasi sehingga kedepan bantuan yang diberikan akan lebih tepat sasaran,”paparnya.

Lebih lanjut Wakil Bupati (Wabup) menyampaikan, bahwa bantuan rencananya akan kembali dilakukan pada bulan Mei ini.

Baca Juga:  Pohon Besar Tumbang Tiang Listrik Patah

Wan menyampaikan berkaitan dengan keluhan dilapangan tentu akan banyak data yang akan diganti.

“Hal yang sudah salah itu harus diperbaiki, dari 5000 bantuan yang diberikan berapa persen yang tidak tepat sasaran. Harusnya tim mengganti dan tidak menyalurkan apabila tidak tepat, namun hari ini konteknya tim ragu dan itu kita pahami,”paparnya.

Satu hal tambah Wan, begitu ada persoalan tentu harus diselesaikan, dan bantuan harus tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Harapan kita covid ini dapat selesai sehingga kehidupan akan kembali normal,”katanya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here