Ignnews.id, Natuna – Polres Natuna menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada siswa dan siswi SMP Negeri 1 Bunguran Tengah, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, mengenai pencegahan ekstremisme, radikalisasi, serta kekerasan terhadap anak di lingkungan pendidikan, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut bertujuan membangun karakter generasi muda sekaligus meningkatkan pemahaman pelajar terhadap bahaya paham radikal yang mengarah pada kekerasan, perundungan, penyalahgunaan narkoba, dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Edukasi tersebut melibatkan Kasat Binmas Polres Natuna IPTU Augus Salim Marpaung, Kasat Intelkam Polres Natuna AKP Suranta Surbakti, S.H., serta Kasi Humas Polres Natuna IPDA John Kennedy, S.H., bersama personel Satbinmas dan Satintelkam.
Dalam penyampaiannya, Kapolres Natuna melalui Kasat Binmas Polres Natuna IPTU Augus Salim Marpaung menjelaskan bahwa edukasi di lingkungan sekolah merupakan langkah untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai berbagai ancaman yang dapat memengaruhi perilaku dan kehidupan sosial mereka.
“Melalui program edukasi Polri di lingkungan sekolah, kita ingin memberikan pemahaman sejak dini kepada generasi muda mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, perundungan atau bullying, penyebaran berita bohong atau hoaks, serta bahaya paham radikal yang mengarah pada kekerasan,” ujarnya dalam pemaparan tersebut.
Ia juga mengingatkan para pelajar agar mematuhi peraturan perundang-undangan, menghormati orang lain, serta menjauhi ajaran yang menanamkan kebencian, kekerasan, intoleransi, dan diskriminasi.
Menurutnya, perbedaan suku, agama, ras, budaya, maupun pendapat tidak boleh menjadi alasan untuk saling membenci atau merendahkan satu sama lain.
“Kita semua adalah sesama manusia. Meskipun memiliki perbedaan suku, agama, ras, budaya, maupun pendapat, kita tetap bersaudara sebagai bangsa Indonesia,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Augus menekankan pentingnya menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme sejak usia dini. Generasi muda diharapkan mampu mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Natuna AKP Suranta Surbakti, S.H., bersama tim memberikan pemahaman mengenai radikalisme dan ekstremisme agar para pelajar mampu mengenali serta menghindari pengaruh yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya.
Dalam pengantarnya, Suranta menegaskan bahwa kehadiran jajaran Polres Natuna bukan untuk menakut-nakuti siswa, melainkan memberikan pengetahuan agar mereka lebih waspada terhadap pengaruh negatif.
“Kami dari Satintelkam Polres Natuna datang ke sini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan ingin memberikan pemahaman dan pengetahuan yang penting bagi kalian semua. Hari ini kita akan membahas tentang radikalisme dan ekstremisme,” ujarnya.
Ia mengajak para siswa untuk menyimak materi dengan baik agar mampu memahami bahaya paham tersebut dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi atau ajakan yang berpotensi merugikan diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat.
“Kalian adalah harapan masa depan daerah ini. Semoga ilmu yang kalian dapatkan hari ini bermanfaat dan bisa kalian jaga bersama,” pungkasnya. Laporan (Hardiansyah).












