SERIKUALALOBAM – PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) selaku pengelola Kawasan Industri Lobam kembali melakukan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) putra daerah tempatan. Kali ini, sebanyak 10 tenaga kerja profesional dihasilkan sebagai ahli las industri kelas internasional.
Pencetakan tenaga kerja ahli ini sebagai upaya PT BIIE untuk terus menggeliatkan industri yang ada di Bintan dan Kepri. Usai pandemi covid 19 lalu, kini industri kembali tumbuh dan bangkit, sehingga pemenuhan tenaga kerja harus dilakukan, terutama untuk putra daerah tempatan.
Untuk tenaga ahli pengelasan sendiri banyak dibutuhkan seperti di industri perkapalan, offshore, perumahan, infrastruktur dan lain sebagainya. Sektor industri tersebut kini sangat masif dilakukan pemerintah dan swasta yang membutuhkan banyak sekali tenaga ahli pengelasan.
Di tahun 2023 ini program CSR las dilakukan dari hulu ke hilir. Mulai dari praktek las siswa SMK, sertifikasi welding inspector guru SMK, up skilling sertifikasi 3G FCAW masyarakat, hingga pendampingan wirausaha las telah dijalankan.
Aditya Laksamana, General Manager (GM) PT BIIE mengatakan pihaknya tidak hanya melakukan pencetakan tenaga ahli pengelasan yang siap bekerja, namun juga ada tenaga ahli yang disiapkan untuk berwirausaha di bidang tersebut. Tentunya dengan bantuan permodalan peralatan.
“Ada dua dari tenaga ahli pengelasan ini yang kami persiapkan untuk berwira usaha,” kata Aditya saat acara penutupan program sertifikasi las 3G FCAW yang berkolaborasi dengan Pemdes Teluksasah, Rabu (26/7/2023) di Auditorium Wisma BIIE Kawasan BIE.
Aditya menambahkan, pencetakan tenaga ahli las yang dibentuk melalui LPK Bintan Cakrawala, sejak tahun 2021 hingga saat ini sudah mencetak lebih dari 200 tenaga ahli las yang profesional dan bekerja di berbagai industri di Kepri.
“Peningkatan kemampuan dan sertifikasi tenaga ahli pengelasan ini juga bekerjasama dengan beberapa sekolah di Bintan Utara, Seri Kuala Lobam dan juga Tanjungpinang. Tentunya dengan kolaborasi ini akan semakin memberikan pengalaman yang penting bagi dunia kerja dan juga pendidikan,” ungkapnya.
Sementara itu, Herika Silvia, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bintan menyampaikan jika program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pengelasan ini saat baik untuk menjawab tantangan dunia kerja industri yang sangat pesat saat ini.

Ia mengatakan, kolaborasi CSR dan pemerintahan desa sangat tepat untuk meningkatkan SDM di desa-desa di Bintan.
“Yayasan Bintan Resort ini sudah lama berkontribusi untuk masyarakat Bintan. Saat saya menjadi Camat Teluksebong, di sana juga banyak meningkatkan SDM tempatan. Kini juga di Seri Kuala Lobam banyak program serupa yang membantu masyarakat meningkatkan kemampuan dalam dunia kerja dan pendidikan,” ungkapnya.
Ia mengatakan juga, wadah pendidikan dari Yayasan Bintan Resort juga menjadi tempat yang tepat untuk putra putri daerah belajar dan meningkatkan keahlian yang berstandar internasional.
“Jadi dengan LPK Bintan Cakrawala ini, anak-anak dan adik-adik kita tidak usah jauh-jauh mencari tempat pelatihan kerja. Di sini sudah ada dekat dan juga gratis, sehingga semakin memudahkan untuk melihat peluang kerja di daerah sendiri,” ucapnya.
Ia menambahkan juga, program CSR PT BIIE ini juga mendukung upaya Kementerian Desa RI untuk membangun desa, khususnya SDM untuk mandiri dan juga profesional. Beberapa program CSR lainnya seperti kursus bahasa Inggris juga sangat sejalan dengan kebutuhan dunia industri di Bintan dan Kepri.
Sementara itu, Arief Salman, Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan Dinas Pendidikan Provinsi Kepri menyambut baik program CSR yang dilakukan oleh PT BIIE. Ia selaku pemerintah siap berkolaborasi untuk memberikan SDM nya untuk dilatih pada program tersebut.
“Kami siap bersama-sama untuk berkolaborasi mencetak SDM-SDM yang ahli untuk industri di Kepri. Di Lobam ini merupakan salah satu industri yang tentunya banyak memerlukan tenaga kerja yang terampil,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Binut, SMKN 1 SKL, SMK Perkapalan Hangtuah, SMKN 3 Tanjung Pinang bersyukur dan berterima kasih atas terselenggaranya program praktek las serta sertifikasi welding inspektor yang ditujukan bagi siswa dan guru. Hal ini akan meningkatkan kompetensi dan semangat untuk berprestasi dan menggapai cita-cita.
Selain itu juga, sebanyak 20 siswa SMKN 1 Seri Kuala Lobam juga diterima untuk mengikuti pelatihan pratktik pengelasan yang sama. Turut hadir juga pimpinan PT BIIE, Camat Seri Kuala Lobam, Bintan Utara, lurah dan kepala desa.(Aan)













