BINTAN-ignnews.id – PT Bintan Inti Industrial Estate (PT BIIE) bersama sejumlah tenant kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang kesehatan.
Bersama BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang, PT BIIE melaksanakan seremonial penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Donasi Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) bagi warga Kecamatan Seri Kuala Lobam untuk tahun 2026.
Penandatanganan kerjasama yang dilaksanakan pada Kamis (22/1/2026) ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat di sekitar kawasan industri. Melalui kerja sama tersebut, PT BIIE bersama para tenant menyalurkan manfaat kepesertaan BPJS JKN-KIS kepada 200 jiwa masyarakat.
Kontribusi donasi berasal dari PT Esco Bintan Indonesia (50 orang), PT Singatac Bintan (35 orang), PT Bionesia Organic Foods (10 orang), PT Bintan Inti Industrial Estate (80 orang), serta PT A & ONE (25 orang).
General Manager (GM) PT BIIE Aditya Laksamana mengatakan, program ini merupakan bagian dari Program CSR Community Development “BIIE Peduli Kesehatan”, sebuah inisiatif berkelanjutan yang telah dijalankan secara konsisten oleh PT BIIE selama lebih dari lima tahun. Program ini berkontribusi dalam mendukung pencapaian Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Bintan yang telah melampaui 90 persen, sekaligus membantu menurunkan tingkat kerentanan sosial masyarakat di Kecamatan Seri Kuala Lobam.
“Seiring dengan perkembangan Kawasan Bintan Industrial Estate, jumlah tenaga kerja yang terserap saat ini telah mencapai lebih dari 6.500 pekerja yang tersebar di 20 tenant. Pertumbuhan ini menunjukkan peran strategis Kawasan BIE sebagai penggerak ekonomi daerah dan penyedia lapangan kerja bagi masyarakat,” kata Aditya.
Dalam kesempatan ini, sambungnya, PT BIIE juga mengajak dan memohon dukungan seluruh pemangku kepentingan, pemerintah daerah, aparat, serta masyarakat sekitar untuk bersama-sama menjaga kondusivitas, keamanan, dan kepastian usaha, sehingga tercipta iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.
Lingkungan investasi yang positif diharapkan dapat menarik lebih banyak investor ke Kawasan BIE, memperluas aktivitas industri, serta pada akhirnya memberikan dampak ekonomi dan sosial yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Bintan.
“PT BIIE meyakini bahwa semakin berkembangnya investasi di kawasan industri akan berbanding lurus dengan peningkatan kontribusi sosial perusahaan. Oleh karena itu, dukungan bersama sangat dibutuhkan agar program-program CSR, termasuk JKN-KIS, dapat terus diperluas dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan,”

Ke depan, PT BIIE berharap semakin banyak tenant di Kawasan BIE yang berpartisipasi aktif dalam Program CSR JKN-KIS. Melalui sinergi yang kuat antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat, PT BIIE berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat nyata demi mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Bintan.
Sementara itu Nara Grace br Ginting, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang menyampaikan apresiasi terhadap PT BIIE dan sejumlah tenant yang berpartisipasi dalam program CSR bidang kesehatan tersebut. Ia mengatakan dengan program ini, setiap tahunnya ada 200 jiwa yang mendapatkan perlindungan dengan nilai iuran sebesar Rp 84 juta.
“PKS bersama 5 perusahaan ini merupakan komitmen yang ke 7 tahun dan sebanyak 353 jiwa sudah memanfaatkan pelayanan medis baik tinggal pertama maupun lanjutan. Tentunya kami berharap ini akan terus berlanjut dan bertambah kedepannya,” katanya.
Ia menambahkan, untuk para peserta yang mendapatkan perlindungan kesehatan tersebut, untuk tidak sungkan berobat ataupun sekedar melakukan cek kesehatan biasa. Karena melakukan pemeriksaan kesehatan juga merupakan pemeliharaan kesehatan.
Ritawan Sinaga, salah seorang warga sekitar Kawasan Industri Bintan Industrial Estate yang menerima jaminan kesehatan dalam program CSR tersebut menyampaikan rasa terimakasih kepada PT BIIE dan juga perusahaan lainnya yang mendukung aktif program ini. Menurutnya program ini sangat bermanfaat bagi kalangan keluarga kurang mampu dan belum mendapatkan bantuan program kesehatan dari pemerintah.(Aan)













