Respons Keluhan Warga, Bupati Aneng Gelar Gerai Pangan Murah di Tarempa Barat

Bupati Aneng Gelar Gerai Pangan Murah di Tarempa Barat.F-Istimewa
banner 120x600

IGNNews.id, Anambas – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mengambil langkah tegas guna menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan. Melalui Gerai Pangan Murah (GPM) yang dipusatkan di Pasar BUMDes Tarempa Barat, Pulau Siantan, Senin (23/2/2026), pemerintah melakukan intervensi langsung terhadap harga pasar.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari ini disambut antusias oleh masyarakat. Sejak pagi, warga mulai memadati lokasi untuk mendapatkan komoditas pangan dengan harga di bawah rata-rata pasar.

Bupati Aneng: Menjawab Keluhan Ibu-Ibu

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan respons cepat pemerintah atas aspirasi masyarakat yang merasa terbebani dengan tingginya harga sembako di lapangan.

“Banyak ibu-ibu yang menghubungi saya langsung mengeluhkan harga bahan pokok yang masih terasa mahal. Itu yang menjadi perhatian serius kami. Saya minta OPD teknis segera bergerak melakukan operasi pasar,” tegas Bupati Aneng.

Menurutnya, GPM adalah cara efektif untuk mencegah harga “bergerak liar” tanpa kontrol, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan harian mereka.

Stok Melimpah dan Pemberdayaan Petani Lokal

Selain menjadi bantalan ekonomi masyarakat, GPM tahun ini juga menjadi ajang promosi bagi produk pertanian lokal. Produk sayuran dan cabai dipasok langsung dari petani setempat untuk memperpendek jalur distribusi dan menghidupkan ekonomi daerah.

Plt Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Anambas, Arcan Iskandar, merinci sejumlah komoditas yang disiapkan selama tiga hari pelaksanaan:

  • Beras: 500 sak.

  • Minyak Goreng: 600 liter.

  • Gula Pasir: 1 ton.

  • Telur Ayam: 500 papan.

  • Bawang Merah & Putih: 280 kilogram.

“Kami memastikan kualitas barang tetap terjaga meski harga yang ditawarkan jauh lebih terjangkau. Program ini murni untuk membantu warga dan menjaga kestabilan ekonomi makro daerah selama periode Ramadan,” jelas Arcan.

Hadirnya GPM ini diharapkan mampu menekan angka inflasi daerah serta memastikan distribusi pangan di wilayah kepulauan tetap berjalan lancar dan berkeadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *