Sagulung Juara Umum MTQH XXXIV Batam, Aweng Kurniawan Dorong Pembinaan Qari Berkelanjutan

Kemeriahan menyelimuti malam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XXXIV Kota Batam yang digelar di Dataran Engku Putri, Kamis (16/4/2026) malam.F-Istimewa
banner 120x600

BATAM, Radarsatu.com – Malam puncak penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XXXIV Kota Batam berlangsung meriah dan khidmat di Dataran Engku Putri, Batam Center, Kamis (16/4/2026) malam. Ribuan masyarakat tumpah ruah menyaksikan momen pengumuman pemenang dalam ajang syiar Islam tahunan tersebut.

Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Haji Aweng Kurniawan, hadir langsung memberikan dukungan moral kepada para kafilah. Legislator dari Fraksi Partai Gerindra ini hadir bersama anggota DPRD lainnya, di antaranya Hj. Asnawati Atiq, S.E., M.M., dan Muhammad Yunus, S.Pi., serta jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Acara secara resmi ditutup oleh Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Haji Amsakar Achmad. Dalam pengumuman hasil lomba, kafilah dari Kecamatan Sagulung dinobatkan sebagai Juara Umum MTQH XXXIV Kota Batam tahun ini, setelah berhasil menyisihkan utusan dari kecamatan lainnya melalui perolehan poin tertinggi di berbagai cabang perlombaan.

Kemeriahan menyelimuti malam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XXXIV Kota Batam yang digelar di Dataran Engku Putri, Kamis (16/4/2026) malam.F-Istimewa

Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Haji Aweng Kurniawan, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kelancaran acara. Ia menekankan bahwa kesuksesan penyelenggaraan ini merupakan hasil kolaborasi yang baik antara pemerintah, LPTQ, dan antusiasme masyarakat.

“Selamat kepada Kecamatan Sagulung atas gelar Juara Umum. Namun yang paling utama adalah bagaimana dari ajang ini lahir qari dan qariah potensial yang mampu mengharumkan nama Batam di tingkat provinsi hingga nasional,” ujar Aweng Kurniawan di sela-sela acara.

Lebih lanjut, Aweng mengingatkan pentingnya peran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) sebagai motor penggerak pembinaan. Menurutnya, prestasi tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses pendidikan dan pelatihan yang konsisten di seluruh cabang seni Al-Qur’an dan Hadis.

“Pembinaan berkelanjutan adalah kunci. Kami berharap LPTQ terus meningkatkan kualitas kurikulum pembinaannya agar prestasi Batam tetap terjaga dan semakin meningkat di masa depan,” tambahnya.

Selain perlombaan, perhelatan MTQH kali ini juga sukses menggerakkan ekonomi lokal melalui pameran dari 12 kecamatan serta bazaar kuliner yang selalu dipadati pengunjung. Sebagai bentuk apresiasi, pimpinan dan anggota DPRD Kota Batam menyempatkan diri berfoto bersama para pemenang sebagai simbol dukungan legislatif terhadap pengembangan syiar Islam di Kota Batam.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *