Terima Kunjungan PKA Sumsel, Sekwan Ridwan Afandi Beberkan Inovasi DPRD Batam

Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Batam, Dr. Ridwan Afandi, SSTP., M.Eng, menerima kunjungan kerja peserta Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (Stula PKA) Angkatan I dan II Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 di Kantor DPRD Kota Batam, Senin (29/6/2026).F-Istimewa
banner 120x600

IGNNews.id, Batam – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menjadi lokus percontohan strategis dengan menerima kunjungan kerja intensif dari para peserta Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (Stula PKA) Angkatan I dan II Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 pada Senin (29/6/2026).

Rombongan aparatur sipil negara (ASN) dari Bumi Sriwijaya tersebut disambut langsung secara formal oleh Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Batam, Dr. Ridwan Afandi, SSTP., M.Eng, bersama Anggota DPRD Kota Batam, Hery Herlangga, bertempat di Ruang Serbaguna Kantor DPRD Kota Batam.

Agenda ini dirancang sebagai wadah transfer pengetahuan, berbagi pengalaman, sekaligus membedah praktik terbaik (best practice) dalam penyelenggaraan sistem administrasi pemerintahan modern di lingkungan legislatif daerah.

Dalam pidato penyambutannya yang dibuka hangat menggunakan bait pantun, Ridwan Afandi menyampaikan rasa hormat dan apresiasi setinggi-tingginya atas kepercayaan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang telah menunjuk DPRD Kota Batam sebagai destinasi utama studi lapangan.

Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Batam, Dr. Ridwan Afandi, SSTP., M.Eng, menerima kunjungan kerja peserta Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (Stula PKA) Angkatan I dan II Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 di Kantor DPRD Kota Batam, Senin (29/6/2026).F-Istimewa

Di hadapan para peserta, Sekwan memaparkan peran krusial, tugas pokok, serta fungsi utama Sekretariat DPRD sebagai perangkat daerah yang bertugas memfasilitasi dan mendukung penuh kelancaran kinerja kedewanan, baik dari aspek regulasi, persidangan, pengelolaan keuangan, hingga optimalisasi pelayanan prima bagi seluruh anggota legislatif.

Dirinya menegaskan bahwa dalam menghadapi dinamika birokrasi modern, peningkatan kapasitas layanan tidak lagi bisa mengandalkan cara-cara konvensional melainkan harus bertransformasi secara digital.

Guna menjawab tantangan tersebut, Sekretariat DPRD Kota Batam di bawah kepemimpinannya gencar melakukan terobosan inovatif melalui penerapan sistem kerja berbasis teknologi informasi atau e-governance.

Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Batam, Dr. Ridwan Afandi, SSTP., M.Eng, menerima kunjungan kerja peserta Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (Stula PKA) Angkatan I dan II Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 di Kantor DPRD Kota Batam, Senin (29/6/2026).F-Istimewa

Manajemen internal legislatif sukses mengembangkan dan mengoperasikan sejumlah aplikasi mandiri seperti e-SPPD (Surat Perintah Perjalanan Dinas Elektronik) dan e-Tamu, yang terbukti mampu memangkas rantai birokrasi, meningkatkan efisiensi waktu, serta mendongkrak efektivitas pelayanan administrasi secara signifikan.

Implementasi digitalisasi ini membawa dampak radikal yang sangat positif dalam menekan potensi kekeliruan penyusunan berkas pertanggungjawaban penggunaan anggaran daerah, sekaligus meminimalisasi risiko kerusakan fisik dokumen penting karena seluruh data telah tersimpan aman di dalam sistem digital.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang berlangsung dinamis, di mana para peserta Stula PKA Sumsel menggali lebih dalam mengenai strategi mitigasi risiko tata kelola dokumen serta kiat membangun sinergisitas antarlembaga pemerintah.

Menanggapi rentetan pertanyaan tersebut, Ridwan membagikan formula suksesnya berupa pentingnya menjaga saluran komunikasi yang terbuka, transparan, serta koordinasi yang solid antara pimpinan, anggota dewan, dan jajaran pegawai kesekretariatan.

Kunjungan kerja lintas provinsi ini diakhiri dengan prosesi serah terima cinderamata khas daerah dan sesi foto bersama, dengan harapan besar mampu melahirkan komitmen tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, akuntabel, dan berbasis teknologi informasi di instansi asal masing-masing.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *