IGNNews.id, Karimun – Wakil bupati Karimun Rocky Marciano Bawole secara resmi membuka program Gebyar Ramadhan Keuangan Syariah (GERAK) Syariah 2026 di isi dengan lomba fin da’i cilik dan lomba hadroh di Gedung Nasional, Senin (02/03/2026).
Program GERAK Syariah merupakan inisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepulauan Riau yang berkolaborasi dengan Bank Riau Kepri (BRK) Syariah. Pulau Karimun terpilih menjadi lokasi kedua pelaksanaan program ini setelah sebelumnya sukses diselenggarakan di Moro.
“Ini acara atau program yang di inisiasi oleh OJK Kepri bersama dengan BRK kedua kalinya, pertama kemarin di Moro dan hari ini di Karimun. Di momentum seperti ramadhan, OJK hadir menjaga nilai di bulan Ramadhan.” ujar Rocky wakil bupati Karimun.
Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole mengapresiasi langkah OJK dan BRK Syariah yang hadir menjaga nilai-nilai religi sekaligus memberikan edukasi di bulan Ramadhan.
“Tentu kami terus berkoordinasi dengan Bank Riau Kepri Syariah beberapa kegiatan baik CSR dan lainnya yang mana kami pemerintah daerah Kabupaten Karimun pemegang saham, pemerintah kabupaten se Kepri dan Riau punya saham di BRK.” lanjutnya.
Ia juga berpesan kepada para peserta agar tidak sekadar mengejar kemenangan, namun menjadikan ajang ini sebagai wadah untuk menunjukkan prestasi dan penampilan seni yang maksimal.
“Untuk peserta jangan hanya mengejar menang tapi juga harus menjaga prestasi yang dalam arti menunjukkan penampilan seni terus tampil dengan maksimal.” akhiri Rocky.
Sementara itu, Helwin Yunus Plt Dirut brksyariah mengungkapkan bahwa keterlibatan BRK Syariah merupakan bentuk dukungan penuh terhadap program OJK demi memperkuat ekosistem keuangan syariah di Indonesia.
“Sebenarnya kegiatan ini merupakan inisiasi dari OJK dan kita sebagai ekosistem syariah wajib mendukung program dari OJK ini sendiri. Kita berharap kedepannya acara ini bisa lebih besar lagi, yang intinya bagaimana ekosistem syariah itu terbangun dengan baik.” ujar Helwin.
Disamping itu, Abdil Barr kacab brksyariah karimun menyampaikan peserta lomba da’i cilik bertotal 35 peserta dan lomba hadroh sebanyak 10 tim.
“Hari ini kita jalankan yang hadroh dulu besok harinya da’i cilik. Untuk peserta hadroh sendiri tingkatan umum tidak membatasi jumlah dan kita menerima berapapun peserta yang mendaftar.” ungkap Abdil Barr.
Terakhir ia juga mengatakan tema yang diusung dalam kegiatan ini merupakan literasi keuangan syariah.
“Untuk lomba ini temanya meliterasi keuangan syariah dimana da’i cilik untuk menyampaikan tentang finansial keuangan syariah, jadi kita bisa memperluas pemahaman. Selain lomba dai cilik dan Hadroh, ada juga penyerahan paket sembako.” tutup Abdil. (edy)













