Beranda Kepri Anambas 31 Desa Dipanggil Inspektorat, Ada Apa?

31 Desa Dipanggil Inspektorat, Ada Apa?

1994
0
Andiguna Hasibuan selaku Inspektur pembantu bidang I pemerintahan bangunan dan investigasi ketika ditemui. (foto Ignnews.id)

Ignnews.id,Anambas-Dinas Inspektorat Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) telah memangil 31 desa dalam rangka melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemerintahan desa atas temuan-temuan oleh tim audit inspektorat beberapa waktu yang lalu.

Andiguna Hasibuan selaku Inspektur pembantu bidang I pemerintahan, Bangunan dan Investigasi mengatakan, bahwa pihaknya membenarkan telah memanggil sejumlah kepala desa terkait pembinaan dan pengawasan atas temuan-temuan yang ditemukan oleh tim audit dinas.

“Ya benar, kami memanggil seluruh desa yang pernah di audit inspektorat. kita pangil ke inspektorat itu terkait pemantauan hasil pemeriksaan tindak lanjut hasil inspektorat. Kegiatan ini sebenarnya sudah lumrah kita laksanakan cuma memang di tahun 2020 ini itu hampir seluruh desa kita pangil untuk menindaklanjuti atas temuan- temuan yang di temukan oleh tim audit inspektorat,” ungkap Andiguna kepada Ignnews.id ketika ditemui ruang kerjanya, Selasa (4/8/2020).

Baca Juga:  Sejak Covid-19 Turisman Dilarang Kunjungi Anambas

Hal itu dilakukan memang menjadi tugas dan fungsi dari pihaknya. Hal itu dapat ditindaklanjuti atas rekomendasi yang disampaikan ke pihak desa.

“Biasa, kami melakukan pembinaan – pembinaan dan pengawasan terhadap pemerintah desa sesuai dengan kewenangan inspektorat itu semua dari hasil audit inspektorat. Makanya kita menindaklanjuti atas rekomendasi yang kami berikan ke desa apakah sudah dilaksanakan atau belum. Kita harus pantau terus,” jelas dia.

Hingga sampai saat ini ada sekitar 31 desa yang pihaknya panggil dan bagi desa yang belum dipanggil akan dilakukan hal yang sama.

Baca Juga:  Berpergian Harus Miliki Surat Sakti Dimasa Pandemi Covid-19

“Kita panggil menggunakan surat secara tertulis dan sekitar satu minggu kita sudah lakukan pemanggilan bahkan sejumlah desa sudah membuat laporan kepihaknya,” ujarnya.

Ia juga berharap kepada seluruh desa terkait pembinaan dan pengawasan agar dapat lebih meningkatkan tertib administrasi. Jika ada ditemukan temuan-temuan maka pihaknya menyarankan agar dapat mengembalikan anggaran sesuai hasil audit yang dilakukan oleh tim audit.

“Kita tetap lakukan pembinaan. Namun jika ada kesalahan maka akan dikirim surat teguran atau dilakukan pengembalian anggaran ke kas desa,” tutur dia. (Fd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here