IGNNews.id, Batam – Koperasi Konsumen Karyawan (Kopkar) BP Batam resmi menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 di Hotel Harmoni One, Sabtu (14/2/2026). Mengusung tema “Memperkuat Solidaritas dan Inovasi Digital Menuju Koperasi Modern”, ajang ini menjadi tonggak percepatan digitalisasi sistem koperasi di lingkungan BP Batam.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, yang membuka langsung kegiatan tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas transformasi yang dilakukan Kopkar BP Batam. Menurutnya, di tengah eskalasi global, koperasi ini terbukti mampu beradaptasi dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan anggotanya.
Dalam arahannya, Amsakar yang juga mantan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Batam ini membeberkan lima tantangan utama dalam mengelola koperasi: tata kelola manajemen, kualitas SDM, akses permodalan, pengemasan produk (packaging), serta strategi pemasaran (marketing).
“Kopkar BP Batam telah melampaui tantangan-tantangan dasar tersebut. Sekarang adalah waktunya melakukan transformasi digital untuk mencapai performa yang lebih tinggi. Saya berharap koperasi ini menjadi model bagi koperasi lain di Kepri hingga level nasional,” ujar Amsakar.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan ekonomi kerakyatan melalui konsep “Koperasi Merah Putih” sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis pemerintah.
Ekspansi Usaha: Dari Digitalisasi hingga Pabrik Air Minum
Ketua Umum Kopkar BP Batam, Chandra Syamsir, menjelaskan bahwa RAT merupakan wujud transparansi dan pertanggungjawaban pengurus kepada anggota. Untuk tahun berjalan, pihaknya fokus pada percepatan digitalisasi layanan melalui aplikasi khusus.
“Ke depan, semua anggota akan memiliki akun sendiri dan dilayani secara daring. Mulai dari memantau laporan keuangan hingga pengajuan pinjaman, semuanya bisa dilakukan secara online,” ungkap Chandra.
Tak hanya digitalisasi, Kopkar BP Batam juga melakukan terobosan unit usaha baru untuk meningkatkan Sisa Hasil Usaha (SHU). Salah satunya adalah rencana pembangunan pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).
“Kami akan membangun pabrik kemasan air minum sendiri. Unit usaha ini diproyeksikan akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan koperasi dan meningkatkan nilai SHU bagi anggota di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya optimis.
Acara pembukaan RAT ini turut dihadiri oleh Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepri, Riki Rionaldi.













