Hadiri Pelantikan PC PMII, Bupati Kasmarni Ajak Mahasiswa Jadi Motor Penggerak Bengkalis

Bupati Bengkalis, Kasmarni, menghadiri langsung perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-66 sekaligus prosesi pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Bengkalis masa bakti terbaru.F-Istimewa
banner 120x600

IGNNews.id, Bengkalis –  Momentum refleksi sejarah sekaligus konsolidasi gerakan kepemudaan berbasis kaum intelektual santri resmi bergulir di Negeri Junjungan.

Bupati Bengkalis, Kasmarni, menghadiri langsung perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-66 sekaligus prosesi pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Bengkalis masa bakti terbaru.

Agenda sakral yang menjadi tonggak estafet kepemimpinan aktivis mahasiswa berlambang perisai bintang sembilan ini dilaksanakan dengan penuh khidmat di Pendopo Wisma Daerah Sri Mahkota Bengkalis pada Senin, 11 Mei 2026. Acara ini turut menjadi ruang sinergi strategis antara entitas birokrasi dan elemen gerakan pemuda daerah.

Dalam pidato arahannya, Bupati Kasmarni melayangkan ucapan selamat dan tahniah kepada seluruh jajaran pengurus PC PMII Kabupaten Bengkalis yang baru saja mengikrarkan sumpah pelantikan.

Kepala daerah perempuan pertama di Riau ini menaruh harapan besar agar mandat organisasi yang kini diemban dapat dijalankan dengan penuh integritas, loyalitas, serta rasa tanggung jawab sosial yang tinggi.

Kasmarni menegaskan bahwa pelantikan ini tidak boleh sekadar menjadi seremoni pergantian struktural di atas kertas, melainkan harus diposisikan sebagai titik awal dalam memperkokoh komitmen pengabdian nyata kepada masyarakat, agama, bangsa, dan kemajuan daerah.

Bupati Kasmarni juga melayangkan ajakan terbuka bagi para pemuda, khususnya para kader PMII yang tersebar di berbagai perguruan tinggi, untuk mengambil peran aktif dan tidak pasif dalam mengawal serta mendukung program pembangunan daerah.

Menurutnya, kelompok mahasiswa memiliki modal sosial berupa energi yang melimpah, kreativitas tanpa batas, serta modal gagasan segar yang sangat krusial dalam membedah serta mencari solusi atas tantangan pembangunan ke depan.

Pemuda dituntut menjadi motor penggerak perubahan (agent of change) yang turun tangan langsung menuntaskan problem sosial melalui karya nyata dan gerakan sosial positif, alih-alih hanya nyaman menjadi penonton di pinggir lapangan.

Lebih dalam, Kasmarni menekankan pentingnya merawat persatuan nasional dan mempertebal wawasan kebangsaan di tengah gempuran arus modernisasi dan polarisasi digital.

PMII diharapkan mampu menjadi laboratorium inklusif dalam menggodok karakter kader yang memiliki keseimbangan mutlak antara kecerdasan intelektual, kematangan emosional, dan kedalaman spiritual yang berakar pada paham Ahlussunnah wal Jamaah.

Sinergitas akbar ini disaksikan langsung oleh jajaran pejabat teras, di antaranya Wakil Bupati Bagus Santoso, Sekda Bengkalis dr. Ersan Saputra, Wakapolres Bengkalis Kompol Noak Pembina Aritonang, Ketua MUI Amrizal, Asisten I Ed Efendi, serta Staf Ahli Bupati Drs. Johansyah Syafri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *