Beranda Kepri Anambas Pasien Alami Sakit Berat Pasti Dilakukan Rujukan, Ada Apa?

Pasien Alami Sakit Berat Pasti Dilakukan Rujukan, Ada Apa?

338
0
Kepala RSUD Bergerak Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas, Irwan Parnandi Sagala. (foto Ignnews.id)

Ignnews.id,Anambas-Jumlah pasien yang harus dirujuk setiap bulannya mencapai delapan (8) hingga dua belas (12) orang ke luar daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, hal itu disebabkan ketersedian dokter spesialis tidak ada dan penyakit yang dialami pasien cukup parah, seperti gejala Struk, sakit jantung atau penyakit dalam lainnya.

“Jika diperlukan untuk dirujuk kita lakukan rujukan. Terkadang pihak keluarga menolak dengan sejumlah alasan. Kita ingin melayani pasien secara maksimal, namun keterbatasan kita juga mestinya harus dipahami. Kami juga tidak ingin disalah artikan. Saat ini Kita di RSUD Bergerak Jemaja butuh dokter spesialis,” ungkap Irwan Parnandi Sagala selaku Kepala RSUD Bergerak Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas saat ditemui Ignnews.id, Selasa (15/9/2020).

Baca Juga:  Berpergian Harus Miliki Surat Sakti Dimasa Pandemi Covid-19

Kata dia, saat ini terkait peralatan dan obat-obatan masih mencukupi bagi kebutuhan RSUD Bergerak Jemaja. Untuk tenaga medis dan perawat yang bertugas di RSUD Bergerak Jemaja saat ini diantaranya, dokter umum sebanyak 5 orang, 3 dokter, perawat 24 orang, tenaga bidan berjumlah 7 orang.

“Kami hanya meminta kepada pihak pengiriman obat-obatan yang kami butuhkan, harus mengatur waktu secara maksimal. Jangan terjadi keterlambatan pengiriman obat-obatan dari Tarempa ke Jemaja maupun ke wilayah Palmatak. Intinya jangan sampai terputus,” harap dia.

Baca Juga:  Diskominfo Anambas Jungkir Balik, Kenapa?

Tambahnya, untuk persedian tabung oksigen saat ini RSUD Bergerak Jemaja memiliki 8 tabung ukuran besar. Tabung oksigen itu harus diisi dan setiap kali melakukan pengisian oksigen memakan waktu maksimal lima jam untuk satu tabung.

“Jumlah mesin pengisian tabung hanya satu di RSUD Bergerak Jemaja. Jika tabung oksigen dari Puskesmas Jemaja Timur serta Jemaja Barat habis pengisiannya di RSUD ini juga. Kami harus menjaga juga peralatan itu agar tetap baik dan tentu harus diatur penggunaanya,” ucapnya.

Ia mengatakan, jumlah peralatan kesehatan yang tersedia di RSUD Bergerak Jemaja yakni, USG memiliki standar inpus,tempat tidur, monitor pasien. Asi UGD lengkap, IKG poli, IKG ruang inap lengkap.

Baca Juga:  Paguyuban Pasundan Kota Tanjungpinang Peduli Bencana Banjir Bandang Sukabumi

“Desisop kita punya di UGD untuk yang resesi jantung kita punya, ventilator kita punya, hanya mesin anasesi yang belum ada dan dokternya pun belum ada,” ujarnya. (Fendi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here