Beranda Kepri Anambas Penjahit Bendera Merah Putih Terimbas Akibat Covid-19

Penjahit Bendera Merah Putih Terimbas Akibat Covid-19

116
0
Galih salah seorang penjahit bendera Merah Putih di Tarempa (foto Ignnews.id)

Ignnews.id,Anambas-Jelang memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT KEMRI) ke 75 tahun diwilayah zona hijau menuju new normal dimasa pandemi covid-19 seorang penjahit bendera pusaka Republik Indonesia di Kelurahan Tarempa mengalami penurunan pendapatan penghasilan mencapai 50 persen dari tahun sebelumnya.

Galih (29) asal Bandung yang menggeluti profesi sebagai penjahit selama tiga tahun di Kabupaten Kepulauan Anambas menceritakan kepada wartawan, selama ini dirinya bekerja sebagai penjahit semua jenis kain, baik itu pakaian, bendera, kain hordin dan umbul-umbul.

Baca Juga:  Bupati Meminta Provider Tingkatkan Jaringan Telekomunikasi Letung

“Kalau ditanya berdampak atau tidak, tentu berdampak terhadap pendapatan. Namun kita tidak boleh menyerah untuk mempertahankan agar bisa menafkahi keluarga,” kata Galih kepada wartawan, Kamis (13/8/2020).

Dirinya menghitung, tahun ini tidak terlalu tinggi pemesan kain bendera merah putih, baik itu dari pribadi masyarakat maupun instansi pemerintah.

“Sepi sekarang mbak, nggak seperti tahun kemarin, saat ini turun sekitar 50 persen. Tahun 2020 tidak banyak terjual, hanya sekitar 2 sampai 3 orang saja yang beli setiap harinya jelang perayaan,” ujar dia.

Baca Juga:  52 Petugas BPS Segera Akan Direkrut

Kata dia, sejauh ini dirinya memasok bahan baku kain dari Kota Garut dan dibawa menggunakan kapal Tol Laut, bahan baku yang tersedia ditempatnya sebanyak 5 ribu meter.

“Umbul-umbul berbendera merah putih yang paling laris saat ini,” sebut dia.

Lanjutnya, beberapa hari yang lalu sejumlah pelanggan dari Kecamatan Palmatak melakukan pesanan kain umbul-umbul dan bendera.

“Saya tetap bersyukur dan Alhamdulilah walaupun masih dalam masa pandemi covid-19 dirinya masih bisa menghidupi keluarganya. Tahun yang lalu pendapatan jelang HUTKEMRI di bulan Agustus akan memperoleh pendapatan cukup pantastis berkisar dari 1juta hingga 2 juta setiap harinya. Tapi kini mengalami penurunan mencapai 50 persenlah,” jels dia. (Julina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here