IGNNews.id, Bengkalis – Puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Negeri Junjungan berlangsung khidmat dan penuh capaian membanggakan.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis menggelar apel akbar yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Bengkalis pada Senin pagi, 4 Mei 2026.
Agenda tahunan ini dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimda, Aparatur Sipil Negara (ASN), perwakilan tenaga kependidikan, serta perwakilan mahasiswa lokal.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso membacakan amanat tertulis Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, yang menekankan bahwa Hardiknas harus menjadi momentum refleksi kolektif untuk meneguhkan komitmen dalam membangun ekosistem pendidikan nasional yang berkualitas, inklusif, dan berkarakter.
Suasana apel terasa semakin istimewa saat Pemerintah Kabupaten Bengkalis memberikan apresiasi berupa penghargaan khusus kepada sejumlah insan pendidikan serta satuan sekolah yang dinilai menorehkan prestasi gemilang dan berkontribusi nyata dalam mendongkrak mutu pendidikan daerah.
Di antara deretan penerima penghargaan tersebut adalah Samsir yang sukses menyabet predikat Terbaik I GTK Transformatif Kategori Tenaga Administrasi Sekolah Tingkat Provinsi Riau Tahun 2025, disusul oleh Fauzan Azimah di posisi Terbaik II pada kategori yang sama.
Selain itu, apresiasi tinggi juga diberikan kepada Dodi Afdal sebagai GTK Dedikatif Kategori Pengawas SMP, Hotler Sarusuks sebagai Terbaik GTK Dedikatif Kategori Guru SD, serta Riska Sari sebagai Terbaik III Pelopor Komunitas Belajar Kategori Guru SD/SMP di level Provinsi Riau.
Tidak hanya menyasar prestasi individu tenaga pendidik, Pemkab Bengkalis juga memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah sekolah yang sukses melakukan inovasi manajemen lingkungan dan perlindungan anak.
Penghargaan bergengsi diberikan kepada SMP Negeri 1 Bantan atas keberhasilannya memenuhi standardisasi pengembangan Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) Tahun 2025.
Di samping itu, SD Negeri 1 Bantan turut diganjar penghargaan karena sukses memenuhi Standar Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA) kategori Pratama, sementara SD Negeri 2 Bantan menerima apresiasi atas keberhasilannya dinobatkan sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional Tahun 2025.
Wakil Bupati Bagus Santoso dalam pengarahannya menegaskan kembali bahwa sektor pendidikan memegang pilar paling strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus membentuk fondasi peradaban yang bermartabat.
Oleh karena itu, sinergitas dari seluruh pemangku kepentingan, utamanya peran guru sebagai agen pembelajaran terdepan, menjadi kunci utama untuk melahirkan sumber daya manusia yang unggul di masa depan.
Melalui momentum Hardiknas ini, Pemkab Bengkalis menaruh harapan besar agar seluruh insan pendidik terus memacu kualitas, kreativitas, dan dedikasinya demi melahirkan generasi muda Bengkalis yang cerdas, berkarakter mulia, serta memiliki daya saing tinggi.













