IGNNews.id, Bengkalis – Prosesi evaluasi dan pelaporan capaian program pembangunan daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis memasuki fase akhir peninjauan legislatif.
Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso, secara resmi menyampaikan nota laporan Badan Anggaran (Banggar) atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bengkalis Tahun Anggaran 2025.
Agenda krusial yang mengukur akuntabilitas kinerja eksekutif ini diselenggarakan dalam rapat paripurna DPRD Bengkalis yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha, dengan didampingi Wakil Ketua III H. Misno, serta dihadiri secara fisik oleh 28 orang anggota dewan di Gedung DPRD Bengkalis pada Senin, 4 Mei 2026.
Dalam pemaparannya, Wakil Bupati Bagus Santoso menggarisbawahi bahwa penyusunan laporan Banggar ini memegang peranan instrumen sentral dalam membedah indikator keberhasilan roda pemerintahan selama satu tahun kalender anggaran.
Dokumen LKPJ tersebut bertindak sebagai basis penilaian objektif bagi parlemen dalam memonitor efektivitas pelaksanaan program kerja, mutu pelayanan publik, hingga realisasi tata kelola keuangan daerah yang telah direncakan oleh Pemkab Bengkalis.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk transparansi mutlak dari kepala daerah kepada lembaga legislatif demi menjaga keseimbangan fungsi kontrol eksekutif.
Secara spesifik, Laporan Banggar kali ini melahirkan sederet rekomendasi strategis yang wajib ditindaklanjuti secara taktis oleh pemerintah daerah pada tahun berjalan.
Beberapa poin prioritas tersebut meliputi akselerasi kualitas dan aksesibilitas sektor pendidikan dan kesehatan, penguatan mitigasi dan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta pemeliharaan infrastruktur jalan.
Selain itu, penataan program Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH), pembenahan sistem tiket elektronik (e-ticketing) pelabuhan penyeberangan Ro-Ro, pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, penguatan cadangan pangan daerah, penyelesaian konflik sengketa tanah, hingga penguatan keamanan sistem informasi berbasis digital ikut menjadi sorotan utama.
Merespons jajaran rekomendasi yang disodorkan dewan, Wabup Bagus Santoso menegaskan komitmen penuh Pemkab Bengkalis untuk menjadikannya sebagai kompas perbaikan sistem birokrasi, peningkatan kualitas manajemen aset, dan perwujudan tata kelola pemerintahan yang bersih (good governance).
Pihaknya menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada jajaran Badan Anggaran DPRD Bengkalis yang telah mencurahkan waktu untuk membedah postur APBD 2025 secara konstruktif.
Rapat paripurna ini ditutup secara tertib dengan turut disaksikan oleh Sekretaris Daerah Bengkalis dr. Ersan Saputra beserta jajaran Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.













