Beranda Headline Usaha Luti Gendang Tembus Manca Negara

Usaha Luti Gendang Tembus Manca Negara

358
0
Luti Gendang Tarempa yang lezat dan terkenal

Alinda Wati Seorang Pengusaha Luti Gendang Tarempa

Ignnews.id,Anambas-Alinda Wati (35) ibu dari 3 anak tinggal di Jalan Imam Bonjol Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) merintis usaha luti gendang rumahan bersama suaminya lujen (45).

Alinda mengatakan, dalam satu hari tembus omset Rp 1 sampai 2 juta. Jumlah rotinya sekitar 400 biji, tapi jika jadwal kapal fery dan kapal Pelni Bukit Raya akan menghabiskan sekitar 700 biji roti.

“Hampir 14 tahun menggeluti usaha roti gendang ini dan bahkan pernah mengirim pesanan ke negara Malaysia dan Singapura,” ungkap Alinda Wati selaku pengusaha luti gendang (roti goreng) kepada Ignnews.id, Minggu (20/9/2020).

Baca Juga:  Kapal Pukat Mancing Lokasi Karang Tua

Ia belajar dengan mertuanya dan sering membantu membuat adonan roti tersebut. Tentu mertuanya juga sebagai penjual roti diwarung-warung kedai kopi di Tarempa.

Alinda Wati pengusaha Luti Gendang Tarempa

“Awalnya coba-coba tapi respon pasar sangat baik. Kini dirinya memang tekun menggeluti usaha tersebut,” ujar dia.

Sudah pasti setiap usaha mengalami cobaan yang kurang memuaskan, namun dirinya pantang menyerah dan terus bangkit.” Setiap usaha tetap ada ruginya dan kuncinya harus tetap yakin dan berusaha terus,” tutur dia.

Ia juga menerima pesanan dari luar daerah dan luar negeri. Untuk lokal memang usahanya setiap hari, namun harus memesan dua hari sebelum dimakan. Hal itu karena pelanggan cukup banyak mengantri.

Baca Juga:  BPBD Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

“Dua hari sebelum mau dimakan untuk pesanan jumlah banyak harus dikonfirmasi terlebih dahulu. Saat ini pesanan menumpuk dan kami tetap melayani semua pelanggan tetap kami,” ucapnya.

Bahan-bahan yang digunakan Linda untuk membuat Roti Goreng tidak terlalu banyak. Bahan tambahan lainnya sama seperti kebanyakan pembuatan roti yaitu telur, minyak, bawang bombai, garam, pengembang roti, dan cabai kering. (Julina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here