Beranda Kepri Anambas Bunga Raflesia Butuh Sentuhan Tangan Pemerintah

Bunga Raflesia Butuh Sentuhan Tangan Pemerintah

111
0
Tim Dinas Lingkungan Hidup ketika menelusuri bunga Raflesia

Ignnews.id,Anambas-Tumbuhnya bunga Rafflesia di kawasan Batu Tabir, Rintis menjadi daya tarik bagi masyarakat Anambas. Namun, belum ada upaya budidaya atau pelestarian.

Kepala Bidang Lingkungan Hidup, Agus Supratman bersama para staf turun langsung ke lapangan untuk mengamati bunga Rafflesia tersebut.

“Belum ada bentuk sikap pemerintah bagaimana melindunginya karena masih ada di hutan produksi dan perkebunan masyarakat, jadi pihak kami bergerak secara mandiri turun ke lapangan,” kata Agus Supratman, Kamis (4/3/2021).

Bunga Raflesia ini terdapat di 4 titik di wilayah Kecamatan Siantan di Batu Tabir, Gunung Samak, air peremban dan Gunung Lintang. Ia juga menyampaikan bahwa berkeinginan untuk melakukan penataan lahan untuk menjaga inang dari Rafflesia untuk pelestarian.

Baca Juga:  Dugaan Alat Pelacak Ditemukan Nelayan Anambas

“Keinginan kami adalah melakukan penataan dengan melakukan penanaman pohon disekitar sana dan inang-inangnya akan dirawat agar bunga raflesia itu sendiri dapat berkembang biak dan dapat dilestarikan,” jelasnya.

Pelestarian tersebut akan dikaji, apakah bunga tersebut bisa dipindah, ketempat yang lembab atau terlindung. Pihaknya menilai bahwa pohon karet dan bambu cocok untuk ditanam disekitar bunga rafflesia.

Dari 2015 sudah diupayakan namun belum dapat terealisasikan karena pemerintah pusat sampai kabupaten belum memiliki niat melindungi puspa langka yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Baca Juga:  Anambas Berduka Kehilangan Putra Terbaik

Agus berharap putra-putri daerah dapat membentuk sebuah Komunitas Lingkungan Hidup yang peduli akan satwa maupun puspa langka.

“Saya berharap masyarakat juga punya andil untuk melestarikan bunga tersebut. Lebih bagus lagi, kalau putra-putri Anambas membentuk sebuah komunitas lingkungan hidup untuk pelestarian satwa dan puspa langka,” tegasnya. (Thalia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here