Investasi SDM Kesehatan, Bupati Taufik Lepas 17 Mahasiswa Penerima KIP ke STIKES Mitra Sejati

Acara pelepasan yang berlangsung khidmat ini digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Minggu (7/9/2025).
banner 120x600

IGNNews.id, Asahan – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, M.Si, secara resmi melepas keberangkatan 17 calon mahasiswa asal Kabupaten Asahan untuk menempuh pendidikan di STIKES Mitra Sejati Medan. Seluruh mahasiswa tersebut berhasil lolos melalui program beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tahun 2025.

Acara pelepasan yang berlangsung khidmat ini digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Minggu (7/9/2025).

Sinergi Strategis untuk Pendidikan Daerah Program beasiswa ini merupakan hasil kolaborasi nyata antara pemerintah pusat melalui DPD Macan Asia Sumatera Utara yang ditindaklanjuti oleh DPC Macan Asia Kabupaten Asahan. Bupati Taufik memberikan apresiasi tinggi kepada DPC Macan Asia atas perannya membuka akses pendidikan tinggi bagi anak-anak daerah yang berprestasi namun terkendala biaya.

“Pemerintah Kabupaten Asahan mendukung penuh setiap inisiatif yang memperluas kesempatan belajar bagi generasi muda. Ini adalah langkah konkret menuju visi Asahan yang sejahtera, religius, maju, dan berkelanjutan,” ujar Bupati Taufik.

Dukungan Penali Asih dan Pesan Bupati Sebagai bentuk motivasi, Bupati Taufik menyerahkan langsung bantuan penali asih kepada ke-17 calon mahasiswa tersebut. Ia berpesan agar kesempatan emas ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menimba ilmu, sehingga kelak dapat kembali dan berkontribusi bagi pelayanan kesehatan di Kabupaten Asahan.

“Jadilah tenaga kesehatan yang profesional. Kelak, kontribusi kalian sangat dinantikan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di tengah masyarakat kita,” tambah Bupati.

Menjawab Kebutuhan Tenaga Medis di Pantai Timur Ketua DPC Macan Asia Kabupaten Asahan, Dr. Ali Muammar Qadafi Siregar, M.Pd.I, menyatakan bahwa keberangkatan mahasiswa ini merupakan investasi jangka panjang bagi daerah. Mengingat kebutuhan tenaga kesehatan profesional di wilayah Pantai Timur masih sangat tinggi, lulusan STIKES Mitra Sejati nantinya diharapkan menjadi solusi atas tantangan tersebut.

Senada dengan hal itu, Ketua Panitia H. Syahrial Rambe, S.Pd.I, melaporkan bahwa tahun ini terdapat 17 peserta yang difasilitasi. Ia optimis jumlah penerima manfaat program KIP ini akan terus bertambah pada tahun-tahun mendatang melalui sinergi yang lebih kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *