Lingga  

Kosgoro Lingga Akan Himpun Seluruh Elemen Masyarakat Perjuangkan Pemberian Subsidi Daerah Untuk KMP Senangin

banner 120x600

IGNNews.id, LINGGA- Ketua Ormas Kosgoro Kabupaten Lingga, Arman Arsyad mendesak pemerintah daerah baik Pemkab Lingga maupun Pemprov Kepri memberikan subsidi daerah untuk trayek Kapal Roll On Roll Of (Roro) KMP Senangin trayek lintasan Batam-Jagoh-Kuala Tungkal. Dua opsi yang diberikan ASDP sebagai pengelola yakni penyesuaian tarif dan subsidi daerah untuk menutupi kerugian, hanya subsidi yang harus dibayar berikan agar membantu masyarakat mendapat harga kebutuhan pokok yang terjangkau.

Kosgoro Lingga akan menghimpun para pemasok Sembako dan elemen masyarakat lainnya, untuk memperjuangkan pemerintah daerah memberikan subsidi untuk Kapal Roro jalur lintasan Batam-Jagoh-Kuala Tungkal.

“Kami akan menemui gubernur dan bupati untuk mendesak memberikan subsidi. Kalau penyesuaian tarif saya pastikan pengusaha pemasok Sembako akan menaikan harga Sembako sesuai dengan tarif. Kalau ini terjadi berapa lagi harga Sembako yang harus dibayar untuk mendapatkan kebutuhan pokok,” kata Arman Arsyad, Kamis (16/03/2023).

Jalur pelayaran Kapal Roro Batam-Jagoh-Kuala Tungkal adalah trayek distribusi barang kebutuhan pokok di Pulau Singkep. Pulau Singkep adalah daerah yang menjadi pusat ekonomi di Kabupaten Lingga.

“Artinya jika barang kebutuhan pokok harganya tinggi di Singkep, maka harga di pulau pulau sekitar jauh lebih tinggi,” terangnya.

Arman menyayangkan pernyataan Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga tentang pemerintah daerah tidak mampu memberikan subsidi untuk trayek KMP Senangin. Seperti diketahui awal Kabupaten Lingga berdiri Pemkab Lingga memberikan subsidi untuk lintasan kapal Ferry Tanjungpinang ke Kabupaten Lingga.

“Dulu APBD Lingga tidak sebesar saat ini. Jadi tidak masuk akal kalau saat ini tidak mampu memberikan subsidi,” sebutnya

Berdasarkan data yang diperoleh Kosgoro pihak ASDP mengestimasikan kerugian sebesar Rp 3,5 Milyar setahun untuk lintasan KMP Senangin. Jika kerugian ini dibebankan kepada masyarakat dengan penyesuaian tarif berapa harga lagi harga tiket kapal Roro yang akan dibayarkan masyarakat.

“Dengan harga saat ini harga kebutuhan pokok di Lingga sudah jauh lebih tinggi dari daerah lain. Berapa lagi kalau tiket Kapal Roro dinaikan untuk menutupi kerugian Rp 3,5 milyar tersebut,” terangnya.

Sebelumnya, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepri, Suryono dan Bupati Lingga, M.Nizat mencanangkan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di Kabupaten Lingga. Dalam kegiatan tersebut semua pihak berkomitmen untuk meminimalisir hambatan terjadinya inflasi pangan di Kepri.

Salah satu hambatan yang akan dicari solusinya adalah persoalan jalur distribusi Sembako. “Kami tunggu komitmen tersebut dengan memberikan subsidi untuk jalur KMP Senangin di lintasan trayek Batam-Jagoh-Kuala Tungkal,” tegas Arman. (tengku)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *