Beranda Kepri Anambas Lima Anak Dikuliahkan Jurusan Kedokteran, Apa Syaratnya?

Lima Anak Dikuliahkan Jurusan Kedokteran, Apa Syaratnya?

171
0
Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga, Drs. Nurman Kabupaten Kepulauan Anambas ketika ditemui. (foto Ignnews.id)

Ignnews.id,Anambas-Kebijakan yang dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati Kepuluan Anambas yang telah menetapkan untuk memiliki tenaga kedokteran asli Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) akan terwujud lima tahun kedepannya dengan dibiaya oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas sebanyak 5 anak diperguruan tinggi fakultas kedokteran.

“Kami berdua berpikir bagaimana KKA ini bisa memiliki tenaga medis khususnya kedokteran yang siap mengabdi di kampung halamannya sendiri. Alhamdulilah, kita sudah daftarkan 5 anak diperguruan tinggi fakultas kedokteran dan seluruh biayanya di tanggung oleh APBD Pemda KKA,” ungkap Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris kepada Ignnews.id, Minggu (9/8/2020).

Ia menyebutkan, para mahasiswa yang disekolahkan tersebut dan selesai menuntaskan ilmunya harus mengabdi di KKA. Rencananya dokter-dokter yang asli dari KKA itu nanti akan ditugaskan dimasing-masing kecamatan Anambas.

Baca Juga:  Sriwati, KPU Segera Tetapkan Cakada Kepri

“Sejauh ini dokter yang kita kerjasamakan tidak bisa bertahan lama di anambas dan regulasinya juga sulit. Paling lama 1 tahun dan harus mencari lagi. Ada dokter tapi hanya kontrak 6 bulan saja, hal ini yang dinilai tidak akan maksimal melakukan pelayanan kepada masyarakat anambas. Mudah-mudahan dengan program yang kita lakukan saat ini bisa meraih dokter asli anambas yang lebih handal dan profesional,” sebut dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga KKA, Drs. Nurman mengatakan, bahwa ada tiga universitas yang dikirimkan oleh Pemda KKA terhadap anak-anak asli anambas dengan sejumlah jurusan.

Baca Juga:  Warga Letung Resah Pelantar Beton Bakal Amruk

“Untuk jurusan kedokteran di UNIBA (Universitas Batam) sebanyak 5 orang. Anak asli Desa Mengkait juga lulus di seleksi untuk beasiswa jurusan kedokteran,” terang Nurman.

Kata Nurman, pihaknya telah melakukan penandatanganan perjanjian kontrak beasiswa dan pembekalan kepada para mahasiswa. Ia juga mengatakan, ada 30 mahasiswa yang akan mendapatkan beasiswa ditahun 2020 ini. Adapun universitas yang kerjasama yakni Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Hidayatullah Batam, dan D4 Tourism Politechnic dan UNIBA.

“Tahun ini ada 30 orang mahasiswa baru yang menerima beasiswa dari Pemda, Kedokteran ada 5 orang, 15 orang di Tourism Politechnic dan 10 orang lagi di STIT Hidayatullah Batam,” jelas dia.

Baca Juga:  Berpergian Harus Miliki Surat Sakti Dimasa Pandemi Covid-19

Ia berharap, kepada penerima beasiswa tidak putus kuliah atau berhenti sebelum waktunya. Hal ini penting bagi KKA kedepanya agar memilki dokter yang profesional.

“Untuk mahasiswa jurusan kedokteran wajib mengabdi 20 tahun,karena Anambas sangat kekurangan dokter . Kalau jurusan lain saat daerah membutuhkan, baru kita panggil mereka kesini,” terangnya.

Berdasarkan MoU kepada mahasiswa dan orangtuanya khusus fakultas kedokteran apabila ada kendala seperti berhenti sekolah sepihak, dan di Drop Out (DO) dari fakultas maka akan dikenakan sangksi berupa pengembalian anggaran kuliah sebanyak yang dikeluarkan.

“Berhenti akibat DO akibat diri sendiri, maka mahasiswa tersebut harus mengganti uang kuliahnya kepada Pemda sesuai kesepakatan,” pungkasnya. (Julina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here