Beranda Headline Rahma Segera Luncurkan Kartu Kendali Elpiji

Rahma Segera Luncurkan Kartu Kendali Elpiji

19
0
Ilustrasi, tabung Gas Elpiji ukuran 3 Kg belum maksimal dinikmati oleh masyarakat miskin

Ignnews.id,Tanjungpinang-Pemerintah Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindagin) akan meluncurkan kartu kendali gas elpiji 3 Kilogram bagi masyarakat yang kurang mampu

“Dalam waktu dekat kita akan resmikan untuk hal tersebut. Pastinya kita bantu bagi masyarakat yang masuk kategori kurang mampu. Gas elpiji ukuran 3 Kg tersebut kita bagikan kepada masyarakat tersebut,” ungkap Walikota Tanjungpinang, Hj Rahma kepada wartawan, Rabu (7/10/2020).

Tabung gas ukuran tiga kilo tersebut dibagikan dengan sistem jenis kartu kendali gas elpiji. Bagi yang mendapatkan kartu tersebut maka warga itu wajib memperoleh tabung gas elpiji yang telah disubsidi.

Baca Juga:  Antisipasi Covid-19 Moda Transportasi Bakal Dikurangi

“Kami survei selama ini tabung gas elpiji ukuran tiga kilo tersebut belum maksimal dirasakan oleh masyarakat yang kurang mampu. Dengan adanya sistem kartu itu nanti akan lebih tepat sasaran yang menerimanya sesuai dengan data,” ujar dia.

Kata dia, dinas terkait harus selektif saat melakukan pendataan bagi masyarakat yang kurang mampu. Perlu dilakukan survei kembali dan dibantu oleh pihak kecamatan dan kelurahan di Kota Tanjungpinang ini.

“Secara teknis akan diatur oleh pihak dinas terkait. Insallah bulan Oktober ini sudah launching kartu kendali gas elpiji,” sebutnya.

Baca Juga:  Sepulang Dari Offshore Pekerja Migas Terpapar Covid-19

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang, Dr. H. Ahmad Yani, M.M, M. Kes mengatakan, saat ini masih dalam tahap persiapan untuk pemberlakuan kartu kendali gas Elpiji 3 kg subsidi tersebut. Pihaknya terus melakukan pendataan dan survei data.

“Akan segera dilaksanakan, namun saat ini masih tahap persiapan dan pendataan bagi keluarga kurang mampu tersebut. Data akan kita singkronkan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Dinas Sosial dan pihak Kelurahan,” ujar dia. (Fr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here