Beranda Headline Walikota Saksikan Murid Belajar Tatap Muka Masa Covid-19

Walikota Saksikan Murid Belajar Tatap Muka Masa Covid-19

45
0
Seorang siswi saat melakukan pengecekan kesehatan dalam rangka patuh terhadap Protkes (foto Ignnews.id)

Ignnews.id,Tanjungpinang-Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma S.ip tinjau langsung ke sejumlah sekolah yang mulai belajar secara tatap muka dengan tetap mematuhi protokol kesehatan sejak masa pandemi covid-19 ditetapkan.

“Hari ini, Senin (12/10/2020) kita ujicoba proses belajar secara tatap muka terhadap 13 sekolah di Kota Tanjungpinang mulai dari Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP),” ungkap Hj. Rahma selaku Walikota Tanjungpinang kepada wartawan, Senin (12/10/2020).

Kata dia, kepada tenaga pengajar diharapkan untuk dapat mengikuti dan mematuhi protokol kesehatan. Mekanisme dan peraturan telah disampaikan kepada seluruh sekolah.

“Tentu tetap izin dari orang tua bagi siswa yang akan mengikuti proses belajar tatap muka. Aturan teknisnya sudah diatur tata cara jadwal belajar dan jumlah siswa di setiap masing-masing kelas,” ucapnya saat berada di SMP 11 Kampung Bugis.

Baca Juga:  Hore...Akhirnya 49 Murid Lulus Paket C, Dimana Sekolahnya?

Ia berharap, seluruh peserta didik agar dapat meningkatkan prestasinya. Masa pandemi bukan menjadi suatu halangan dalam meraih ilmu demi masa depan bangsa.

“Semoga kedepannya seluruh satuan pendidikan dapat melaksanakan proses belajar mengajar tatap muka dengan rasa nyaman. Peserta didik dapat menerima pelajaran di sekolah dengan baik dan menjalankan adaptasi kebiasaan baru ini dengan rasa tenang,” tutur dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Tanjungpinang, Rustam mengatakan, pihaknya tetap memantau proses pelaksanaan terkait penerapan protokol kesehatan di setiap sekolah yang telah melaksanakan aktivitas proses belajar tatap muka.

Baca Juga:  Anambas Targetkan Pengsuplai Beras Untuk Kepri

“Tadi kita lihat sudah bagus, ada fasilitas cuci tangan, ada pengukuran suhu tubuh, pakai masker, jaga jarak, semua sudah dilakukan. Mudah-mudahan dengan cara itu tidak ada kasus baru timbul nantinya,” ucapnya.

Sedangkan, Kepala Sekolah SMPN 11, Mulya Wiwin menyampaikan, bahwa dari 445 orang jumlah siswa kita, 90% nya mengikuti dan setuju dengan pembelajaran tatap muka. Diketahui 96 Siswa yang tidak setuju dan tidak mengikuti pembelajaran tatap muka ini, karena beberapa alasan dari orang tuanya.

“Karena kita memberikan pilihan dan persetujuan kepada orang tua murid tentang dilaksanakannya pembelajaran tatap muka ini. Meskipun siswa dan siswi yang tidak mengikuti belajar tatap muka, namun tetap melakukan proses belajarnya dengan metode daring,” ujar dia.

Baca Juga:  Anggaran Proyek Jalan SP Dipotong

Lanjut dia, pembelajaran tatap muka ini diatur jadwalnya dengan mengurangi jam pembelajarannya.

“Biasanya untuk 1 jam mata pelajaran kita 40 menit, sekarang kita kurangi jadi 30 menit untuk 1 jam mata pelajaran. Bahkan jumlah siswa didalam kelas diatur jumlahnya. (Fr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here